Manfaat dan Bahaya Kecubung untuk Kesehatan, Apa Saja?

Selasa, 16 Juli 2024 - 04:04 WIB
Jika sudah, gosokkan pada bagian yang nyeri. Jika dirasa perlu, dapat juga ditambahkan sedikit minyak kayu putih.

2. Bahaya Kecubung

Setelah mengetahui manfaatnya, tanaman kecubung juga memiliki bahaya tersendiri. Bagian buahnya tidak boleh dikonsumsi karena dapat memunculkan bahaya. Berikut di antaranya seperti dikutip dari laman Pemprov Jambi.

- Gangguan sistem saraf pusat.

Buah kecubung mengandung berbagai senyawa kimia seperti alkaloid tropana yang ternyata bisa mengganggu sistem saraf pusat. Konsumsi secara sembarangan dalam jumlah besar dapat menyebabkan efek kebingungan, kehilangan kesadaran hingga halusinasi.

- Masalah detak jantung.

Gangguan pada detak jantung dapat terjadi akibat senyawa kimia seperti skopolamin dalam kecubung. Jika diteruskan dalam jangka panjang bisa meningkatkan tekanan darah sampai berpotensi menyebabkan stroke.

- Gangguan pencernaan.

Konsumsi buah kecubung dapat memicu masalah pencernaan seperti diare, mual, dan sakit perut. Hal ini karena buahnya mengandung saponin yang bisa merusak selaput lendir dan menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan.

- Mulut kering dan mata sakit.

Senyawa alkaloid dalam kecubung memiliki sifat antikolinergik yang bisa memengaruhi sistem saraf pusat. Dampaknya, bisa muncul kondisi seperti mulut kering dan mata yang menjadi sensitif terhadap cahaya.

- Dampak lain.

Pada beberapa kasus, konsumsi buah kecubung juga dilaporkan menyebabkan rasa pusing dalam waktu yang lama, bahkan membuat orang terkait muntah-muntah. Jika penggunaannya sudah over, efeknya dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran sampai berujung pada kematian.

Demikian ulasan mengenai manfaat dan bahaya tanaman kecubung. Semoga bermanfaat.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!