Alami Gangguan Mental, The Weeknd Bakal Hapus Nama Panggung
Sabtu, 11 Januari 2025 - 11:00 WIB
The Weeknd mengaku mengalami gangguan mental dan mempertimbangkan membuang nama panggung. Foto/ Getty
JAKARTA - The Weeknd mengungkap bahwa dirinya mengalami 'semacam' gangguan mental setelah kehilangan suaranya di atas panggung dan kini membuatnya mempertimbangkan untuk membuang nama panggungnya dan menggunakan nama aslinya Abel Makkonen Tesfaye.
Dalam wawancara dengan Variety, bintang Blinding Lights itu menceritakan bagaimana dia membuka mulutnya untuk bernyanyi dan tidak ada yang keluar selama konser di Stadion SoFi di Los Angeles pada September 2022.
Baca Juga: The Weeknd Sumbang Rp37,5 Miliar untuk Bantu Palestina
Menggambarkan suaranya sebagai 'senjata rahasianya', hilangnya vokalnya yang mengejutkan tiba-tiba membuatnya mempertanyakan segalanya. "Saya tahu bahwa saya benar-benar perlu duduk dan mencari tahu hidup saya," katanya.
"Untuk memahami apa yang terjadi, menghadapinya, mempelajari sesuatu yang baru dan memulai lagi. Saya mengalami semacam gangguan mental, yang kurang lebih merupakan inti dari album baru ini," ujar dia lagi.
Penyanyi dan penulis lagu asal Kanada itu mencatat bagaimana suaranya tidak pernah mengecewakannya sebelumnya, bahkan saat tampil dalam kondisi demam tinggi dan sakit parah.
Dalam wawancara dengan Variety, bintang Blinding Lights itu menceritakan bagaimana dia membuka mulutnya untuk bernyanyi dan tidak ada yang keluar selama konser di Stadion SoFi di Los Angeles pada September 2022.
Baca Juga: The Weeknd Sumbang Rp37,5 Miliar untuk Bantu Palestina
Menggambarkan suaranya sebagai 'senjata rahasianya', hilangnya vokalnya yang mengejutkan tiba-tiba membuatnya mempertanyakan segalanya. "Saya tahu bahwa saya benar-benar perlu duduk dan mencari tahu hidup saya," katanya.
"Untuk memahami apa yang terjadi, menghadapinya, mempelajari sesuatu yang baru dan memulai lagi. Saya mengalami semacam gangguan mental, yang kurang lebih merupakan inti dari album baru ini," ujar dia lagi.
Penyanyi dan penulis lagu asal Kanada itu mencatat bagaimana suaranya tidak pernah mengecewakannya sebelumnya, bahkan saat tampil dalam kondisi demam tinggi dan sakit parah.
Lihat Juga :