3 Tips Buka Puasa Sehat ala Ade Rai, Hindari Gorengan Perbanyak Serat

Kamis, 13 Maret 2025 - 23:00 WIB
Salah satu kebiasaan sehat yang dianjurkan Ade Rai adalah melakukan olahraga ringan sebelum berbuka puasa. Menurutnya, waktu menjelang berbuka adalah momen terbaik untuk melakukan latihan kardiovaskular, karena setelah lebih dari 10 jam berpuasa, kadar gula dalam darah sudah menurun, sehingga tubuh akan lebih efektif membakar lemak sebagai sumber energi.

"Jadi sebelum buka, kita cardio exercise dulu. Nah kardionya bisa pilih, mau pakai alat bantu atau pakai skipping aja," kata Ade.

Tidak perlu melakukan olahraga berat, latihan ringan seperti jalan kaki, skipping, atau gerakan sederhana lainnya sudah cukup untuk membantu tubuh tetap aktif. Dengan cara ini, tubuh tidak hanya mendapatkan manfaat dari olahraga tetapi juga lebih siap dalam menyerap nutrisi setelah berbuka puasa.

2. Konsumsi Makanan yang Mengandung Lemak dan Serat



Kesalahan yang sering dilakukan banyak orang saat berbuka puasa adalah langsung mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, seperti nasi, mi, atau makanan manis dan gorengan. Ade Rai menekankan bahwa mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah tinggi saat perut kosong dapat memicu lonjakan insulin (insulin spike), yang dapat menyebabkan tubuh mudah merasa lelah dan mengantuk setelah berbuka.

"Problem buka puasa dengan karbohidrat saat masuk ke gula kita, saat gula tinggi otomatis pankreas kita akan merilis yang namanya insulin, dan itu bisa menyebabkan insulin spike. Makanya kalau habis buka sering pada ngantuk semua," jelasnya.

Sebagai gantinya, ia menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak sehat dan serat, seperti telur dengan butter, alpukat, serta kacang-kacangan. Lemak sehat akan membantu tubuh tetap berenergi dalam jangka waktu yang lebih lama, sementara serat akan membantu menjaga sistem pencernaan tetap optimal selama berpuasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!