Kasus Sifilis di Indonesia Tembus 23.347, Kemenkes Imbau Pemeriksaan Rutin

Senin, 16 Juni 2025 - 04:30 WIB
4. Tahap Tersier: Dapat merusak organ vital seperti jantung, otak, hingga menyebabkan kelumpuhan atau kematian.

Baca Juga: 5 Provinsi dengan Kasus Sifilis Tertinggi di Indonesia, Papua Posisi Pertama

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara global terdapat sekitar 7 juta kasus sifilis baru setiap tahun, dan banyak di antaranya tidak terdeteksi karena gejalanya yang samar atau tidak muncul sama sekali di tahap awal.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tidak ragu atau malu melakukan pemeriksaan jika merasa pernah berisiko. Tes sifilis kini mudah diakses di Puskesmas dan rumah sakit, hanya dengan tes darah sederhana.

"Penanganan dini bisa mencegah komplikasi yang lebih serius," tulis Kemenkes.

Sifilis bisa diobati secara efektif, terutama jika didiagnosis pada tahap awal. Pengobatan utamanya menggunakan antibiotik jenis penisilin, yang terbukti sangat ampuh menghentikan perkembangan bakteri.

Baca Juga: Kasus Sifilis di Indonesia Meroket, Kenali Gejala dan Penyebabnya
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!