Benarkah Daging Kambing Jadi Penyebab Hipertensi? Ini Penjelasan Ahli IPB University
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:30 WIB
Selama bertahun-tahun, mitos bahwa daging kambing bersifat panas dan menjadi pemicu utama hipertensi terus dipercaya sebagian masyarakat. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Selama bertahun-tahun, mitos bahwa daging kambing bersifat “panas” dan menjadi pemicu utama hipertensi terus dipercaya sebagian masyarakat. Akibat anggapan tersebut, tidak sedikit orang yang menghindari daging kambing meski sebenarnya menyukai rasa dan aromanya. Padahal, keyakinan ini tidak didukung data ilmiah.
Guru Besar IPB University bidang Genetika dan Pemuliaan Ternak, Prof Ronny Rachman Noor, meluruskan anggapan keliru tersebut. Ia menegaskan bahwa secara ilmiah, daging kambing tidak terbukti menjadi penyebab hipertensi. Yang sering menjadi masalah justru cara memasak dan cara konsumsinya, bukan dagingnya.
Baca juga: Darah Tinggi Apa Boleh Makan Daging Kambing? Ini Faktanya
Secara nutrisi, daging kambing atau chevon termasuk daging merah yang lebih sehat dibanding daging sapi dan domba. Kandungan lemaknya lebih rendah, proteinnya lebih padat, dan profil kolesterolnya lebih baik.
Baca juga: Atasi Bau Prengus Daging Kambing dengan Daun Pepaya, Begini Cara Praktisnya!
Guru Besar IPB University bidang Genetika dan Pemuliaan Ternak, Prof Ronny Rachman Noor, meluruskan anggapan keliru tersebut. Ia menegaskan bahwa secara ilmiah, daging kambing tidak terbukti menjadi penyebab hipertensi. Yang sering menjadi masalah justru cara memasak dan cara konsumsinya, bukan dagingnya.
Baca juga: Darah Tinggi Apa Boleh Makan Daging Kambing? Ini Faktanya
Daging Kambing Lebih Rendah Lemak dan Kolesterol
Melalui siaran pers, dikutip Sabtu (18/10/2025), Prof Ronny menjelaskan, kualitas gizi daging dipengaruhi oleh faktor genetik, jenis ternak, dan pola pemeliharaan. Ternak yang digembalakan cenderung menghasilkan daging yang lebih sehat, dengan kolesterol dan lemak jenuh yang lebih rendah dibanding ternak dari sistem penggemukan intensif.Secara nutrisi, daging kambing atau chevon termasuk daging merah yang lebih sehat dibanding daging sapi dan domba. Kandungan lemaknya lebih rendah, proteinnya lebih padat, dan profil kolesterolnya lebih baik.
Baca juga: Atasi Bau Prengus Daging Kambing dengan Daun Pepaya, Begini Cara Praktisnya!
Lihat Juga :