Benarkah Daging Kambing Jadi Penyebab Hipertensi? Ini Penjelasan Ahli IPB University
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:30 WIB
Chevon mengandung lemak jenuh yang lebih sedikit, sehingga mendukung kesehatan jantung. Selain itu, daging kambing juga kaya zat besi dan protein yang baik untuk metabolisme tubuh. Dari sisi kolesterol, kandungannya tergolong moderat dan masih lebih rendah dibanding daging sapi maupun domba. Jika dikonsumsi wajar, daging kambing tidak menyebabkan lonjakan kolesterol dan tekanan darah.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging kambing dalam porsi seimbang tidak memengaruhi tekanan darah maupun kadar lemak darah pada individu dengan hipertensi ringan. Namun, pasien hipertensi tetap disarankan membatasi konsumsi daging merah tinggi lemak, terutama yang telah diproses.
Bila diolah dengan cara sehat dan minim lemak, daging kambing dapat menjadi alternatif lebih baik dibanding daging merah lainnya. Yang perlu diperhatikan justru metode pengolahan. Penggunaan mentega, garam berlebih, atau saus tinggi lemak dapat mengubah daging sehat menjadi makanan yang berisiko.
Faktor porsi juga penting. Konsumsi daging berlebihan, termasuk daging kambing, dapat memberi tekanan pada sistem kardiovaskular. Bagi penderita hipertensi atau gangguan jantung, pemantauan jumlah konsumsi menjadi kunci.
Jika dilihat dari kalori, 100 gram daging kambing hanya mengandung sekitar 122 kalori. Angka ini lebih rendah dibanding daging sapi (190 kalori) dan domba (175 kalori). Kandungan kalori yang lebih sedikit menjadikan daging kambing cocok untuk menjaga berat badan.
Penelitian: Konsumsi Moderat Tidak Picu Hipertensi
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging kambing dalam porsi seimbang tidak memengaruhi tekanan darah maupun kadar lemak darah pada individu dengan hipertensi ringan. Namun, pasien hipertensi tetap disarankan membatasi konsumsi daging merah tinggi lemak, terutama yang telah diproses.
Bila diolah dengan cara sehat dan minim lemak, daging kambing dapat menjadi alternatif lebih baik dibanding daging merah lainnya. Yang perlu diperhatikan justru metode pengolahan. Penggunaan mentega, garam berlebih, atau saus tinggi lemak dapat mengubah daging sehat menjadi makanan yang berisiko.
Faktor porsi juga penting. Konsumsi daging berlebihan, termasuk daging kambing, dapat memberi tekanan pada sistem kardiovaskular. Bagi penderita hipertensi atau gangguan jantung, pemantauan jumlah konsumsi menjadi kunci.
Lebih Rendah Kalori dan Lemak daripada Sapi dan Domba
Jika dilihat dari kalori, 100 gram daging kambing hanya mengandung sekitar 122 kalori. Angka ini lebih rendah dibanding daging sapi (190 kalori) dan domba (175 kalori). Kandungan kalori yang lebih sedikit menjadikan daging kambing cocok untuk menjaga berat badan.
Lihat Juga :