Diet Keto Bermanfaat Lawan Diabetes, Kanker hingga Alzheimer

Kamis, 17 September 2020 - 18:02 WIB
Diet ketogenik siklis (CKD), melibatkan periode pemberian kembali karbohidrat tinggi, seperti 5 hari ketogenik diikuti oleh 2 hari tinggi karbohidrat.

Diet ketogenik bertarget (TKD), memungkinkan menambahkan karbohidrat saat berolahraga. Diet ketogenik protein tinggi, mirip dengan diet ketogenik standar, tetapi mengandung lebih banyak protein, yang mana rasionya 60% lemak, 35% protein, dan 5% karbohidrat.

Diet keto cara yang efektif menurunkan berat badan dan menurunkan faktor risiko penyakit. Penelitian menunjukkan bahwa diet keto jauh lebih unggul daripada diet rendah lemak yang sering direkomendasikan. Terlebih dietnya sangat mengenyangkan sehingga bisa menurunkan berat badan tanpa menghitung kalori atau melacak asupan makanan.

Diet keto berawal sebagai alat untuk mengobati penyakit neurologis seperti epilepsi. Penelitian saat ini menunjukkan bahwa diet keto juga memiliki manfaat untuk berbagai kondisi kesehatan yang berbeda. Diet keto digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker dan memperlambat pertumbuhan tumor.

Diet keto dapat pula mengurangi gejala penyakit alzheimer dan memperlambat perkembangannya. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet keto dapat menyebabkan penurunan besar-besaran pada kejang pada anak-anak epilepsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!