Tidur 'Balas Dendam' saat Puasa Ternyata Berbahaya, Jangan Lebih dari 9 Jam

Selasa, 03 Maret 2026 - 16:16 WIB
Baca juga: Ratusan Penerbangan Dibatalkan, Meisya Siregar Deg-Degan Jelang Transit di Dubai

Meski ia lebih menyarankan pola tidur malam yang utuh, namun menurutnya pola tidur split sleep masih tergolong wajar selama bulan Ramadan. Namun, ia tetap mengingatkan agar total jam tidur tetap dikontrol dan tidak berlebihan.

“Pada kondisi Ramadan, split sleep seperti ini tidak masalah karena jadwal tidur memang bergeser,” tulisnya.

Daripada tidur terlalu lama, Rizal menyarankan sisa waktu bisa dimanfaatkan untuk aktivitas yang lebih produktif, seperti olahraga ringan hingga sedang menjelang berbuka puasa. Untuk latihan yang lebih berat, menurutnya waktu yang sesuai adalah satu jam setelah berbuka.

Pasalnya, saat itu tubuh sudah kembali terhidrasi dan mendapat asupan energi. Edukasi ini pun mendapat respons positif dari warganet, terutama karena banyak orang cenderung mengubah pola tidurnya secara drastis selama Ramadan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!