Masjid Apung Ancol Segera Hadir, Ikon Wisata Religi Baru di Tengah Laut Jakarta
Senin, 01 Juni 2026 - 08:20 WIB
Meski demikian, pihak Ancol hingga kini masih mematangkan sejumlah konsep wisata religi yang akan dihadirkan. Nama resmi masjid juga masih dalam tahap pembahasan.
Pengelolaan operasional masjid nantinya akan berada di bawah Yayasan Baiturrahman, yang saat ini mengelola Masjid Baiturrahman Ancol. Bersama tim komersial, yayasan tersebut tengah menyusun berbagai program agar masjid apung memiliki daya tarik dan pengalaman yang berbeda dibandingkan destinasi wisata religi lainnya di Jakarta.
Selain digunakan untuk kegiatan wisata religi, masjid apung juga akan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas keagamaan, seperti salat berjamaah, salat Jumat, hingga salat Idulfitri dan Iduladha.
“Pemanfaatannya oleh masyarakat atau pengunjung nantinya, selain untuk tempat ibadah dan salat Jumat, pada momen-momen tertentu seperti salat Idulfitri dan salat Iduladha juga akan diproyeksikan menggunakan area masjid apung dan sekitarnya,” tutur Daniel.
Awalnya, pembangunan masjid ini ditargetkan selesai sebelum Iduladha 2026. Namun karena proses konstruksi yang masih berlangsung, target penyelesaiannya kini diundur menjadi Agustus 2026.
“Sebetulnya target kita itu di Iduladha ini, tapi ternyata tidak terwujud atau tidak terkejar waktunya. Mungkin mudah-mudahan di Agustus nanti,” pungkas Daniel.
Pengelolaan operasional masjid nantinya akan berada di bawah Yayasan Baiturrahman, yang saat ini mengelola Masjid Baiturrahman Ancol. Bersama tim komersial, yayasan tersebut tengah menyusun berbagai program agar masjid apung memiliki daya tarik dan pengalaman yang berbeda dibandingkan destinasi wisata religi lainnya di Jakarta.
Selain digunakan untuk kegiatan wisata religi, masjid apung juga akan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas keagamaan, seperti salat berjamaah, salat Jumat, hingga salat Idulfitri dan Iduladha.
“Pemanfaatannya oleh masyarakat atau pengunjung nantinya, selain untuk tempat ibadah dan salat Jumat, pada momen-momen tertentu seperti salat Idulfitri dan salat Iduladha juga akan diproyeksikan menggunakan area masjid apung dan sekitarnya,” tutur Daniel.
Awalnya, pembangunan masjid ini ditargetkan selesai sebelum Iduladha 2026. Namun karena proses konstruksi yang masih berlangsung, target penyelesaiannya kini diundur menjadi Agustus 2026.
“Sebetulnya target kita itu di Iduladha ini, tapi ternyata tidak terwujud atau tidak terkejar waktunya. Mungkin mudah-mudahan di Agustus nanti,” pungkas Daniel.
(wur)
Lihat Juga :