Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Minggu, 21 Juni 2026 - 07:00 WIB
“Jadi saat kaki tertutup sepatu dan kaos kaki terciptalah lingkungan yang hangat, lembap, dan minim sirkulasi udara. Nah, kondisi ini adalah surga bagi bakteri seperti Brevibacterium atau Staphylococcus dan beberapa bakteri lain yang memang hidup normal di kulit,” tambah dia.
Bakteri-bakteri ini memecah keringat, sel kulit mati, dan minyak alami di kaki menjadi senyawa sulfur dan asam organik yang mengeluarkan bau menyengat. Menariknya, salah satu jenis bakteri penyebab bau kaki memiliki kekerabatan dengan bakteri yang digunakan dalam proses pembuatan keju. Hal inilah yang menjelaskan mengapa aroma kaki dan keju tertentu terkadang memiliki kemiripan secara kimiawi.
Baca Juga : 3 Air Rebusan Daun yang Dapat Menghilangkan Bau Kaki, Terbukti Ampuh!
“Dan menariknya, salah satu bakteri penyebab bau kaki bahkan masih satu keluarga dengan bakteri yang digunakan dalam proses pembuatan beberapa jenis keju. Karena itu aroma bau kaki dan keju tertentu itu bisa mirip secara kimia,” tutur dr. Aditya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa tingkat keparahan bau kaki setiap individu bisa berbeda-beda. dr. Adit menyebutkan beberapa faktor penentunya:
Faktor Genetik: Perbedaan komposisi bakteri kulit dan intensitas produksi keringat seseorang.
Bakteri-bakteri ini memecah keringat, sel kulit mati, dan minyak alami di kaki menjadi senyawa sulfur dan asam organik yang mengeluarkan bau menyengat. Menariknya, salah satu jenis bakteri penyebab bau kaki memiliki kekerabatan dengan bakteri yang digunakan dalam proses pembuatan keju. Hal inilah yang menjelaskan mengapa aroma kaki dan keju tertentu terkadang memiliki kemiripan secara kimiawi.
Baca Juga : 3 Air Rebusan Daun yang Dapat Menghilangkan Bau Kaki, Terbukti Ampuh!
“Dan menariknya, salah satu bakteri penyebab bau kaki bahkan masih satu keluarga dengan bakteri yang digunakan dalam proses pembuatan beberapa jenis keju. Karena itu aroma bau kaki dan keju tertentu itu bisa mirip secara kimia,” tutur dr. Aditya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa tingkat keparahan bau kaki setiap individu bisa berbeda-beda. dr. Adit menyebutkan beberapa faktor penentunya:
Faktor Genetik: Perbedaan komposisi bakteri kulit dan intensitas produksi keringat seseorang.
Lihat Juga :