Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:22 WIB
Prof Antonius menjelaskan, fruktosa, glukosa, dan sukrosa adalah gula yang sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari. Namun, proses pengolahan fruktosa di dalam tubuh berbeda dengan glukosa.

“Glukosa digunakan oleh berbagai sel tubuh sebagai sumber energi. Sementara fruktosa, sebagian besarnya dimetabolisme di hati melalui jalur khusus yang membuatnya dapat langsung diubah menjadi lemak,” katanya, melalui siaran pers, Sabtu (27/6/2026).

Baca juga: Kaya Nutrisi, Semangka Ternyata Berkhasiat Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Proses tersebut, lanjutnya, membutuhkan energi dalam jumlah besar yang berasal dari adenosin trifosfat (ATP). Ketika ATP digunakan secara berlebihan, tubuh menghasilkan senyawa turunan yang pada akhirnya dikonversi menjadi asam urat.

“Kalau ada banyak fruktosa dikonsumsi, itu akan dijadikan lemak dan akhirnya akan ada produk sampingnya berupa asam urat,” jelas pakar mikrobiologi, bioteknologi, dan genetika molekuler tersebut.

Ia menambahkan, asam urat tidak hanya berkaitan dengan nyeri sendi atau gout. Senyawa tersebut juga dapat mengurangi ketersediaan nitric oxide yang berfungsi menjaga kelenturan pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi lebih kaku dan berpotensi meningkatkan tekanan darah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!