Penguatan Manajemen Risiko Jadi Kunci Keamanan Industri Pangan
Rabu, 01 Juli 2026 - 11:13 WIB
Ia menegaskan, keamanan pangan bukan hanya soal pemenuhan regulasi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada konsumen.
“Komitmen tersebut sejalan dengan nilai ‘Doing the Right Thing’ di dalam operasional ABC Indonesia. Kami senantiasa memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku sekaligus memandang keamanan pangan sebagai tanggung jawab bersama untuk melindungi konsumen,” tutur Mira.
Lebih lanjut, Mira menilai kolaborasi antara regulator, industri, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pangan yang lebih aman. Dengan keterlibatan berbagai pihak, penerapan standar keamanan pangan diharapkan dapat terus meningkat dan memberi manfaat langsung bagi konsumen.
Dalam proses produksinya, perusahaan menerapkan sejumlah standar keamanan pangan berlapis, mulai dari Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), ISO 22000:2018, hingga Hazard Analysis Critical Control Point(HACCP). Selain itu, seluruh produknya juga telah memiliki sertifikasi halal.
Penerapan standar tersebut menjadi bagian dari upaya industri pangan dalam menjaga kualitas, konsistensi, dan keamanan produk. Dengan penguatan manajemen risiko, industri diharapkan mampu menghadirkan produk yang tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga memiliki daya saing lebih kuat di pasar nasional maupun global.
“Komitmen tersebut sejalan dengan nilai ‘Doing the Right Thing’ di dalam operasional ABC Indonesia. Kami senantiasa memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku sekaligus memandang keamanan pangan sebagai tanggung jawab bersama untuk melindungi konsumen,” tutur Mira.
Lebih lanjut, Mira menilai kolaborasi antara regulator, industri, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pangan yang lebih aman. Dengan keterlibatan berbagai pihak, penerapan standar keamanan pangan diharapkan dapat terus meningkat dan memberi manfaat langsung bagi konsumen.
Dalam proses produksinya, perusahaan menerapkan sejumlah standar keamanan pangan berlapis, mulai dari Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), ISO 22000:2018, hingga Hazard Analysis Critical Control Point(HACCP). Selain itu, seluruh produknya juga telah memiliki sertifikasi halal.
Penerapan standar tersebut menjadi bagian dari upaya industri pangan dalam menjaga kualitas, konsistensi, dan keamanan produk. Dengan penguatan manajemen risiko, industri diharapkan mampu menghadirkan produk yang tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga memiliki daya saing lebih kuat di pasar nasional maupun global.
(dra)
Lihat Juga :