Tak Cuma Bikin Bugar, Olahraga Bisa Cegah Alzheimer dan Demensia
Rabu, 15 Juli 2026 - 18:35 WIB
Meski demikian, dr Adam mengingatkan bahwa kreatin belum terbukti dapat digunakan sebagai smart drug bagi orang yang tidak memiliki gangguan fungsi otak. Menanggapi unggahan tersebut, Rizal pun menambahkan bahwa gaya hidup aktif justru memiliki bukti yang lebih kuat dalam menjaga kesehatan otak.
Ia menyebut rutin berolahraga justru menurunkan risiko Alzheimer, demensia, dan pikun jauh lebih rendah saat tua.
“Izin nambahin insight dok! Sebagus-bagusnya kreatin, rutin olahraga itu sendiri yang bikin risiko kena Alzheimer, demensia, dan pikun saat tua nanti bisa turun jauh lebih rendah,” tulis Rizal.
Ia kemudian mencontohkan Johanna Quaas, pesenam asal Jerman yang masih aktif berolahraga di usia 100 tahun. Terbukti, Johanna masih segar dan tidak pikun meski usianya telah memasuki 1 abad.
Baca Juga : 7 Artis yang Meninggal akibat Penyakit Alzheimer, Ada Bintang Film Superman
Ia menyebut rutin berolahraga justru menurunkan risiko Alzheimer, demensia, dan pikun jauh lebih rendah saat tua.
“Izin nambahin insight dok! Sebagus-bagusnya kreatin, rutin olahraga itu sendiri yang bikin risiko kena Alzheimer, demensia, dan pikun saat tua nanti bisa turun jauh lebih rendah,” tulis Rizal.
Ia kemudian mencontohkan Johanna Quaas, pesenam asal Jerman yang masih aktif berolahraga di usia 100 tahun. Terbukti, Johanna masih segar dan tidak pikun meski usianya telah memasuki 1 abad.
Baca Juga : 7 Artis yang Meninggal akibat Penyakit Alzheimer, Ada Bintang Film Superman
Lihat Juga :