Kasus Obesitas Anak Meningkat, Dokter Ingatkan Batasan Konsumsi Gula
Minggu, 26 Juli 2026 - 07:31 WIB
Untuk menghindari obesitas, konsumsi gula sebaiknya dibatasi. Foto: Native Nutrients
JAKARTA - Obesitas saat ini merupakan penyakit yang mendapat perhatian pemerintah secara serius. Hal itu dikarenakan penyakit ini sudah banyak diderita bukan hanya orang tua, melainkan juga oleh anak-anak hingga usia remaja.
Fenomena penumpukan lemak berlebih ini tidak lagi bisa dipandang sebelah mata sebagai persoalan penampilan semata. Di tengah gempuran gaya hidup sedenter, kemudahan akses terhadap makanan cepat saji, serta maraknya minuman bergula tinggi (sugar-sweetened beverages), ancaman obesitas kian nyata mengintai generasi muda Indonesia.
Jika dibiarkan, lonjakan kasus obesitas dini ini berpotensi memicu ledakan penyakit tidak menular (PTM) di masa depan. Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi dalam sebuah unggahan video bersama Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono di akun instagram milik Wamenkes menekankan pentingnya edukasi gizi dan kesadaran orang tua dalam mengontrol asupan harian anak, khususnya konsumsi gula tambahan.
Baca Juga : Faktor Genetik Bisa Sebabkan Obesitas, Tapi Masih Bisa Dicegah
Fenomena penumpukan lemak berlebih ini tidak lagi bisa dipandang sebelah mata sebagai persoalan penampilan semata. Di tengah gempuran gaya hidup sedenter, kemudahan akses terhadap makanan cepat saji, serta maraknya minuman bergula tinggi (sugar-sweetened beverages), ancaman obesitas kian nyata mengintai generasi muda Indonesia.
Jika dibiarkan, lonjakan kasus obesitas dini ini berpotensi memicu ledakan penyakit tidak menular (PTM) di masa depan. Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi dalam sebuah unggahan video bersama Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono di akun instagram milik Wamenkes menekankan pentingnya edukasi gizi dan kesadaran orang tua dalam mengontrol asupan harian anak, khususnya konsumsi gula tambahan.
Baca Juga : Faktor Genetik Bisa Sebabkan Obesitas, Tapi Masih Bisa Dicegah
Lihat Juga :