Kasus Obesitas Anak Meningkat, Dokter Ingatkan Batasan Konsumsi Gula
Minggu, 26 Juli 2026 - 07:31 WIB
dr. Reza menjelaskan bahwa meskipun gula tetap dibutuhkan tubuh sebagai salah satu sumber energi, batasan konsumsinya harus dijaga ketat agar tidak menimbulkan komplikasi sistemik pada tumbuh kembang anak.
"Nah, jadi memang gula itu penting ya untuk pertumbuhan anak. Tapi tentunya jumlah konsumsinya harus dibatasi. Kenapa? Karena kalau kita lihat sekarang, tren banyak anak-anak kita yang sudah mulai menjadi obesitas,” kata dr. Reza dikutip Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, jika hal itu terjadi, maka bisa menimbulkan resiko resistensi insulin pada anak bahkan parahnya bisa menimbulkan masalah ginjal jika dibiarkan dalam jangka waktu yang sangat panjang. Hal itu dikarenakan konsumsi gula yang menyebabkan obesitas dalam jangka panjang bis ajuga menimbulkan hipertensi serta komplikasi yang membebani fungsi ginjal.
Baca Juga : Pernah Obesitas, Ini Kisah dr. Gia Pratama Turun Berat Badan dari 100Kg
“Dan kalau obesitas juga bisa risiko resistensi insulin ya, bisa juga mencetuskan DM pada anak. Selain itu, dampak jangka panjangnya juga bisa ke masalah ginjal, kalau memang konsumsi dalam jangka waktu yang panjang menyebabkan obesitas, hipertensi nanti kemudian hari komplikasinya, bisa juga salah satunya membebani fungsi ginjal yang kerja berlebihan akhirnya menyebabkan penyakit ginjal kronik pada anak," jelas dia.
"Nah, jadi memang gula itu penting ya untuk pertumbuhan anak. Tapi tentunya jumlah konsumsinya harus dibatasi. Kenapa? Karena kalau kita lihat sekarang, tren banyak anak-anak kita yang sudah mulai menjadi obesitas,” kata dr. Reza dikutip Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, jika hal itu terjadi, maka bisa menimbulkan resiko resistensi insulin pada anak bahkan parahnya bisa menimbulkan masalah ginjal jika dibiarkan dalam jangka waktu yang sangat panjang. Hal itu dikarenakan konsumsi gula yang menyebabkan obesitas dalam jangka panjang bis ajuga menimbulkan hipertensi serta komplikasi yang membebani fungsi ginjal.
Baca Juga : Pernah Obesitas, Ini Kisah dr. Gia Pratama Turun Berat Badan dari 100Kg
“Dan kalau obesitas juga bisa risiko resistensi insulin ya, bisa juga mencetuskan DM pada anak. Selain itu, dampak jangka panjangnya juga bisa ke masalah ginjal, kalau memang konsumsi dalam jangka waktu yang panjang menyebabkan obesitas, hipertensi nanti kemudian hari komplikasinya, bisa juga salah satunya membebani fungsi ginjal yang kerja berlebihan akhirnya menyebabkan penyakit ginjal kronik pada anak," jelas dia.
Lihat Juga :