Terdampak Pandemi, Danone SN Indonesia Edukasi Ibu Kantin Manfaatkan Teknologi
Kamis, 15 Oktober 2020 - 22:30 WIB
"Danone SN Indonesia meyakini bahwa dampak positif bisnis dan sosial harus berjalan secara bersamaan. Maka itu, kami terus menjaga sarana diskusi dengan ibu pengelola kantin sehat, hingga memberikan akses pelatihan pemanfaatan platform digital untuk membantu usaha mereka," kata Connie melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.
Sejak 2011, Danone SN Indonesia melalui Sarihusada rutin melakukan pembinaan terhadap ratusan pengelola kantin di sejumlah SD yang dulu diberi sebutan Ibu Warung Anak Sehat (IWAS). Hingga 2018, program ini telah memberdayakan 350 ibu kantin, di mana 72% di antaranya memperoleh peningkatan pendapatan lebih dari 50%. Selain itu, kenaikan pendapatan yang diperoleh para ibu pengelola kantin ini juga telah memberikan manfaat kepada 1.092 anggota keluarganya.
Dengan berkurangnya kegiatan belajar mengajar di sekolah, para Ibu Kantin Sekolah Generasi Maju mulai mengembangkan UMKM. Berdasarkan pengalaman dalam menyediakan pilihan asupan nutrisi yang baik untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar anak-anak di sekolah, ibu pengelola kantin sehat menjual homemade food lalu menjajakannya secara door to door maupun online.
Namun, melalui salah satu diskusi, ibu pengelola kantin mengaku bahwa pengetahuan serta pelatihan dalam berbisnis dan memasarkan produk secara daring masih diperlukan.
Dengan semangat mendorong kemampuan wanita untuk mencapai kesejahteraan, Danone SN Indonesia juga memberikan pelatihan wirausaha kepada Ibu Kantin Sekolah Generasi Maju melalui program "Women Will", sebuah inisiatif Grow with Google yang berfokus pada program digital untuk pemberdayaan ekonomi wanita di seluruh dunia, sehingga mereka dapat berkembang dan berhasil.
Sejak 2011, Danone SN Indonesia melalui Sarihusada rutin melakukan pembinaan terhadap ratusan pengelola kantin di sejumlah SD yang dulu diberi sebutan Ibu Warung Anak Sehat (IWAS). Hingga 2018, program ini telah memberdayakan 350 ibu kantin, di mana 72% di antaranya memperoleh peningkatan pendapatan lebih dari 50%. Selain itu, kenaikan pendapatan yang diperoleh para ibu pengelola kantin ini juga telah memberikan manfaat kepada 1.092 anggota keluarganya.
Dengan berkurangnya kegiatan belajar mengajar di sekolah, para Ibu Kantin Sekolah Generasi Maju mulai mengembangkan UMKM. Berdasarkan pengalaman dalam menyediakan pilihan asupan nutrisi yang baik untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar anak-anak di sekolah, ibu pengelola kantin sehat menjual homemade food lalu menjajakannya secara door to door maupun online.
Namun, melalui salah satu diskusi, ibu pengelola kantin mengaku bahwa pengetahuan serta pelatihan dalam berbisnis dan memasarkan produk secara daring masih diperlukan.
Dengan semangat mendorong kemampuan wanita untuk mencapai kesejahteraan, Danone SN Indonesia juga memberikan pelatihan wirausaha kepada Ibu Kantin Sekolah Generasi Maju melalui program "Women Will", sebuah inisiatif Grow with Google yang berfokus pada program digital untuk pemberdayaan ekonomi wanita di seluruh dunia, sehingga mereka dapat berkembang dan berhasil.
Lihat Juga :