Danone Distribusikan Bantuan buat Ibu Kantin Sekolah di Empat Kota
Sabtu, 04 Juli 2020 - 23:32 WIB
loading...
Dengan berkurangnya kegiatan belajar mengajar di sekolah, penghasilan para pengelola kantin Sekolah Generasi Maju juga menurun. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Berbagai protokol kesehatan perlu dipatuhi masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia, salah satunya anjuran melakukan kegiatan dari rumah, termasuk kegiatan belajar mengajar. Bagi para Pengelola Kantin Sekolah Generasi Maju binaan Danone Specialized Nutrition Indonesia, hal tersebut juga berarti terhambatnya kegiatan ekonomi yang selama ini menjadi sumber pemasukannya.
(Baca juga: Hidung Tersumbat Bisa Menjadi Gejala Baru Covid-19 )
Marketing Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Julie Jones mengungkapkan sejak 2010, Danone SN Indonesia melalui Sarihusada rutin melakukan binaan kepada ratusan pengelola kantin di sejumlah Sekolah Dasar di Indonesia, mulai dari edukasi pengelolaan keuangan hingga pemberian gizi seimbang pada menu makan di kantin.
"Dengan berkurangnya kegiatan belajar mengajar di sekolah , penghasilan para pengelola kantin juga menurun. Sehingga, kami bekerjasama dengan para mitra untuk membantu 234 perempuan penggiat kantin sehat di Ambon, Bandung, Bogor, dan Yogyakarta," ujar Julie melalui pernyataan tertulisnya, Sabtu (4/7).
Para ibu pengelola kantin memiliki peran besar dalam menyediakan pilihan asupan nutrisi yang baik untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar anak-anak di sekolah . Di antara 234 anggota pengelola kantin yang aktif, 99% di antaranya mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi. Sementara, pengelola kantin ini tidak hanya berperan kepada kesehatan anak-anak di sekolah, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi anak dan keluarga masing-masing di rumah.
Bersama Danone Ecosystem Fund dan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Danone SN mendistribusikan dukungan senilai total lebih dari Rp1 miliar dalam bentuk bantuan langsung tunai, pasokan makanan pokok dalam bentuk e-voucher untuk membeli kebutuhan pemenuhan nutrisi keluarga dan keperluan lainnya. Bantuan yang diberikan selama 3 bulan periode program ini dinilai sebagai hal yang paling tepat guna bagi para ibu pengelola kantin.
Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Foodbank of Indonesia), Wida Septarina Wijayanti menyampaikan bahwa penggiat kantin sehat yang kebanyakan adalah para ibu memang perlu mendapatkan dukungan untuk bangkit setelah pandemi agar para ibu dapat terus menyediakan makanan sehat kepada anak-anak .
(Baca juga: Hidung Tersumbat Bisa Menjadi Gejala Baru Covid-19 )
Marketing Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Julie Jones mengungkapkan sejak 2010, Danone SN Indonesia melalui Sarihusada rutin melakukan binaan kepada ratusan pengelola kantin di sejumlah Sekolah Dasar di Indonesia, mulai dari edukasi pengelolaan keuangan hingga pemberian gizi seimbang pada menu makan di kantin.
"Dengan berkurangnya kegiatan belajar mengajar di sekolah , penghasilan para pengelola kantin juga menurun. Sehingga, kami bekerjasama dengan para mitra untuk membantu 234 perempuan penggiat kantin sehat di Ambon, Bandung, Bogor, dan Yogyakarta," ujar Julie melalui pernyataan tertulisnya, Sabtu (4/7).
Para ibu pengelola kantin memiliki peran besar dalam menyediakan pilihan asupan nutrisi yang baik untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar anak-anak di sekolah . Di antara 234 anggota pengelola kantin yang aktif, 99% di antaranya mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi. Sementara, pengelola kantin ini tidak hanya berperan kepada kesehatan anak-anak di sekolah, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi anak dan keluarga masing-masing di rumah.
Bersama Danone Ecosystem Fund dan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Danone SN mendistribusikan dukungan senilai total lebih dari Rp1 miliar dalam bentuk bantuan langsung tunai, pasokan makanan pokok dalam bentuk e-voucher untuk membeli kebutuhan pemenuhan nutrisi keluarga dan keperluan lainnya. Bantuan yang diberikan selama 3 bulan periode program ini dinilai sebagai hal yang paling tepat guna bagi para ibu pengelola kantin.
Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Foodbank of Indonesia), Wida Septarina Wijayanti menyampaikan bahwa penggiat kantin sehat yang kebanyakan adalah para ibu memang perlu mendapatkan dukungan untuk bangkit setelah pandemi agar para ibu dapat terus menyediakan makanan sehat kepada anak-anak .
Lihat Juga :