BPOM Perlu Lebih Serius Tangani SKM

Minggu, 18 Oktober 2020 - 10:50 WIB
“Riset tentang literasi pangan di tahun 2018, di mana masyarakat sebenarnya masih tahu empat sehat lima sempurna, belum ke pedoman gizi seimbang, 65% responden yang YLKI survei dari 400 rumah tangga di Depok dan Solo, menyatakan tidak tahu tentang pedoman gizi seimbang. Bahkan selepas ASI menggunakan kental manis untuk balitanya,” tutur Natalya.

(Baca Juga: Cukupi Nutrisi si Kecil di Masa Pandemi )

Hasil riset tersebut juga menunjukkan susu menjadi hal krusial di masyarakat, di mana konsumen di Depok, sebesar 21,2%, menempatkan susu kental manis sebagai tambahan gizi di menu makan mereka. Kemudian 35% di Solo menyatakan kental manis masuk menjadi menu makanan sehari-hari, di mana dalam keluarga ini terdapat anak-anak usia 5-18 tahun.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!