Sulit Menjaga Berat Badan saat Liburan? Begini Trik Mengatasinya
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 10:16 WIB
Tidak dapat dipungkiri bahwa kebanyakan orang sulit untuk melewati libur panjang tanpa mengonsumsi banyak makanan atau camilan. Lalu bagaimana mengatasinya? Foto/Istimewa.
JAKARTA - Tidak dapat dipungkiri bahwa kebanyakan orang sulit untuk melewati libur panjang tanpa mengonsumsi banyak makanan atau camilan. Lantas bagaimana caranya menjaga berat badan di liburan ini?
Dalam studi kecil di Universitas Bath, Inggris, para peneliti meminta pria dewasa yang sehat meningkatkan asupan kalori harian mereka yang biasa sekitar 50%, menjadi sekitar 5.000 kalori sehari. Pada saat yang sama, aktivitas fisik mereka dibatasi hingga kurang dari 4.000 langkah sehari, dimana semuanya untuk meniru suasana musim liburan yang memanjakan diri dengan bermalas-malasan. (Baca juga: Tips Merawat Diri Agar Anda Tetap Sehat dan Bahagia )
Separuh peserta menambahkan lari setiap hari selama 45 menit, tetapi juga makan lebih banyak untuk mengganti kalori yang terbakar selama latihan.
Hanya dalam tujuh hari, para peneliti mencatat bahwa kelompok yang kurang aktif mengalami penurunan sensitivitas insulin, dan juga menunjukkan perubahan signifikan dalam cara beberapa gen kunci dan protein dalam jaringan lemak berinteraksi interaksi yang merupakan kunci untuk metabolisme yang sehat dan respons insulin. Semua ini tidak terjadi pada kelompok yang telah berolahraga setiap hari meski makan berlebihan.
Dalam studi kecil di Universitas Bath, Inggris, para peneliti meminta pria dewasa yang sehat meningkatkan asupan kalori harian mereka yang biasa sekitar 50%, menjadi sekitar 5.000 kalori sehari. Pada saat yang sama, aktivitas fisik mereka dibatasi hingga kurang dari 4.000 langkah sehari, dimana semuanya untuk meniru suasana musim liburan yang memanjakan diri dengan bermalas-malasan. (Baca juga: Tips Merawat Diri Agar Anda Tetap Sehat dan Bahagia )
Separuh peserta menambahkan lari setiap hari selama 45 menit, tetapi juga makan lebih banyak untuk mengganti kalori yang terbakar selama latihan.
Hanya dalam tujuh hari, para peneliti mencatat bahwa kelompok yang kurang aktif mengalami penurunan sensitivitas insulin, dan juga menunjukkan perubahan signifikan dalam cara beberapa gen kunci dan protein dalam jaringan lemak berinteraksi interaksi yang merupakan kunci untuk metabolisme yang sehat dan respons insulin. Semua ini tidak terjadi pada kelompok yang telah berolahraga setiap hari meski makan berlebihan.
Lihat Juga :