Studi: Tempat Kerja Jadi Lebih Buruk bagi wanita Menopause

Minggu, 06 Desember 2020 - 06:15 WIB
Penulis penelitian mencatat bahwa perempuan seringkali enggan untuk mendiskusikan gejala menopause dengan supervisor mereka, sehingga pemberi kerja kemungkinan kecil akan melakukan perubahan di tempat kerja tersebut.

"Studi ini menyoroti hubungan antara beban gejala menopause dan kinerja kerja yang lebih rendah. Khususnya, wanita dalam studi ini yang memiliki lebih banyak gejala terkait menopause juga cenderung menjadi perawat dan memiliki penyakit kronis," kata Dr. Stephanie Faubion, direktur medis NAMS. (Baca juga: Hotman Paris Sebut HP Gisel Hilang 3 Tahun Lalu, Netizen Singgung Video Syur )

"Meskipun modifikasi tempat kerja adalah salah satu cara potensial untuk mengatasi masalah ini, pengobatan yang tepat untuk gejala terkait menopause dan konseling mengenai stres pada pengasuh dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan serta meningkatkan kinerja kerja," ujar Faubion dalam rilis berita masyarakat.

Studi ini bukan satu-satunya yang menilai bagaimana gejala menopause memengaruhi kinerja pekerjaan, tetapi ini adalah yang pertama secara khusus menguji jumlah gejala menopause dan pengaruhnya terhadap produktivitas.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!