Tandai 50 Tahun Berkiprah di Indonesia, Merck Gelar Life Festival
Selasa, 08 Desember 2020 - 16:15 WIB
"Kami harap festival ini dapat menginspirasi masyarakat dan para pemangku kepentingan tentang masalah kesehatan dan sains dalam kehidupan sehari-hari terutama di saat pandemi seperti ini," sambungnya.
Mengangkat tema Transformative Journey, Merck Life Festival rencananya akan dibuka Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Bambang P. S. Brodjonegoro, Ph.D., yang akan menyampaikan tentang peranan inovasi dan kolaborasi dalam menyiapkan Indonesia menghadapi masalah dan tantangan di masa depan.
Selain itu, bakal ikut hadir juga Vice Director of Innovation and Busisness Development Indonesia Medical Education and Research Institute (IMERI), Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG(K), MPH, yang bakal memaparkan masa depan pengobatan di Indonesia.
Sebanyak lebih dari 30 pembicara yang terdiri dari praktisi kesehatan, ilmuwan, akademisi, regulator, figur publik akan hadir dan menyajikan berbagai topik penting, edukasi kesehatan untuk publik: mengenai diabetes, kanker tiroid, hipertensi, kanker kolorektal, fertilitas, dan pertumbuhan anak.
Sedangkan topik-topik sains bagi publik yakni dari laboratorium hingga gaya hidup, efek blue light pada kulit, cara meningkatkan higienitas, jangan takut ke rumah sakit, stem cell untuk terapi: pro dan kontroversi dari sudut pandang sains. Festival akan ditutup dengan latihan penyembuhan diri dan meditasi dari Reza Gunawan.
Mengangkat tema Transformative Journey, Merck Life Festival rencananya akan dibuka Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Bambang P. S. Brodjonegoro, Ph.D., yang akan menyampaikan tentang peranan inovasi dan kolaborasi dalam menyiapkan Indonesia menghadapi masalah dan tantangan di masa depan.
Selain itu, bakal ikut hadir juga Vice Director of Innovation and Busisness Development Indonesia Medical Education and Research Institute (IMERI), Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG(K), MPH, yang bakal memaparkan masa depan pengobatan di Indonesia.
Sebanyak lebih dari 30 pembicara yang terdiri dari praktisi kesehatan, ilmuwan, akademisi, regulator, figur publik akan hadir dan menyajikan berbagai topik penting, edukasi kesehatan untuk publik: mengenai diabetes, kanker tiroid, hipertensi, kanker kolorektal, fertilitas, dan pertumbuhan anak.
Sedangkan topik-topik sains bagi publik yakni dari laboratorium hingga gaya hidup, efek blue light pada kulit, cara meningkatkan higienitas, jangan takut ke rumah sakit, stem cell untuk terapi: pro dan kontroversi dari sudut pandang sains. Festival akan ditutup dengan latihan penyembuhan diri dan meditasi dari Reza Gunawan.
Lihat Juga :