Bangun Generasi yang Lebih Sehat lewat Program Gesid

Selasa, 15 Desember 2020 - 00:01 WIB
Untuk membantu remaja memahami kebutuhan gizi untuk perkembangan fisik dan mental, Danone Indonesia bekerjasama dengan FEMA IPB menyusun buku panduan GESID yang ditujukan bagi remaja SMP hingga SMA. Buku panduan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya remaja berkualitas yang dapat membuat pilihan-pilihan cerdas.

"Program yang dibangun bersama FEMA IPB ini juga melengkapi upaya edukasi dan program berkelanjutan dari Danone Indonesia bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak yang telah dikelola sebelumnya," jelas Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo.

Dalam merumuskan program GESID, Danone Indonesia melalui proses panjang, mulai dari mengadakan diskusi kelompok terarah (FGD) dan lokakarya dengan pakar dari berbagai kementerian terkait, BKKBN, forum anak DKI, serta guru dan murid SMP dan SMA. Setelah materi tersusun, dilakukan uji keterbacaan selama dua bulan di 10 sekolah menengah dengan 20 guru pendamping dan 60 orang siswa yang menjadi Duta GESID. Para duta ini yang melakukan edukasi bagi teman-teman sekolahnya melalui media sosial. Dari uji keterbacaan ini, ditemukan banyak sekali inovasi kreatif dari para remaja dalam melakukan edukasi peer-to-peer. (Baca juga: Sule Tantang Teddy Pardiana Bertemu, Ini Kata Suami Alm Lina Jubaedah )

“Buku panduan GESID yang kami susun berbicara mengenai tiga pilar utama bagi para remaja, yaitu Aku Peduli, Aku Sehat, dan Aku Bertanggung Jawab. Ketiga pilar ini tidak hanya mengajarkan tentang komposisi makan yang dapat memenuhi kecukupan gizi para remaja, tetapi juga bagaimana hal itu akan memengaruhi mereka di masa mendatang dan mengajak mereka untuk bertanggung jawab atas diri mereka," papar Ahli Gizi dan Ketua Tim Ahli Pengembang Modul GESID, Prof. Dr Ir. Sri Anna Marliyati, MSi.

Aku Peduli membantu remaja untuk mengenali tubuhnya, mulai dari ciri-ciri pubertas, merawat kesehatan reproduksi, hingga tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) dan bagaimana kondisi kesehatan saat mereka masih remaja ini akan memiliki dampak panjang di masa mendatang, saat mereka tumbuh dewasa dan menjadi orangtua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!