Ini Dampak Diabetes Gestasional pada Ibu dan Bayi
Kamis, 31 Desember 2020 - 01:23 WIB
"Jika sudah pernah sekali mengalami diabetes, seperti diabetes gestasional ini, ada kecenderungan untuk mengalami diabetes kelak. Maka itu, jika memang seorang ibu pernah mengalami diabetes gestasional, ia harus berhati-hati terhadap pola hidupnya karena faktor risiko berikutnya memang diabetes," jelas Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD, Finasim, melalui keterangan tertulis.
Diabetes gestasional bisa terjadi karena terdapat beberapa jenis hormon dari ibu dan plasenta seperti estrogen, progesteron, leptin, kortisol, lactogen plasenta, dan hormon pertumbuhan plasenta, memiliki cara kerja berlawanan dengan insulin selama kehamilan. Berdasarkan survei Teman Bumil dan Populix, 6 dari 10 ibu mengaku adanya riwayat diabetes di keluarga yang menjadi faktor penyebab utama mereka mengalami diabetes gestasional.
(Baca Juga: Bumil Doyan Makanan Manis, Awas Diabetes Gestasional! )
Gaya hidup urban dan pola makan yang kurang sehat juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh. Hal ini tampak dari hasil survei, di mana sekitar 35% ibu yang sedang hamil dan dinyatakan berisiko mengalami diabetes gestasional kebanyakan berada di wilayah Jabodetabek.
Sejalan dengan temuan survei tersebut, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, juga menegaskan bahwa kemungkinan banyaknya pilihan makanan dan kemudahan untuk memperolehnya menjadi faktor ibu hamil di daerah Jabodetabek lebih banyak didiagnosis mengalami diabetes gestasional.
Diabetes gestasional bisa terjadi karena terdapat beberapa jenis hormon dari ibu dan plasenta seperti estrogen, progesteron, leptin, kortisol, lactogen plasenta, dan hormon pertumbuhan plasenta, memiliki cara kerja berlawanan dengan insulin selama kehamilan. Berdasarkan survei Teman Bumil dan Populix, 6 dari 10 ibu mengaku adanya riwayat diabetes di keluarga yang menjadi faktor penyebab utama mereka mengalami diabetes gestasional.
(Baca Juga: Bumil Doyan Makanan Manis, Awas Diabetes Gestasional! )
Gaya hidup urban dan pola makan yang kurang sehat juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh. Hal ini tampak dari hasil survei, di mana sekitar 35% ibu yang sedang hamil dan dinyatakan berisiko mengalami diabetes gestasional kebanyakan berada di wilayah Jabodetabek.
Sejalan dengan temuan survei tersebut, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, juga menegaskan bahwa kemungkinan banyaknya pilihan makanan dan kemudahan untuk memperolehnya menjadi faktor ibu hamil di daerah Jabodetabek lebih banyak didiagnosis mengalami diabetes gestasional.
(tsa)
Lihat Juga :