Bagaimana Imbas Covid-19 terhadap Pasien Kanker

Jum'at, 15 Mei 2020 - 12:45 WIB
Nah, pemeriksaan laboratorium rutin ini bisa dimundurkan 2-3 bulan ke depan bagi yang rutin periksa setahun sekali. Sedangkan bagi yang rutin periksa enam bulan sekali, bisa diundur 1-2 bulan ke depan selama wabah corona. “Sepanjang tidak ada keluhan dan dokter melihat tidak ada pertimbangan khusus, ini masuk pasien low risk ,” ucap dr Ronald. (Baca juga: Waspada, Kanker Paru Tak Hanya Ancam Perokok Aktif)

Guna menjaga daya tahan tubuh pasien kanker, mengingat pengobatan pasien kanker bisa menurunkan imunitas, dr Ronald menyarankan untuk mengonsumsi vitamin C dosis tinggi atau tablet kalsium. Ada isu konsumsi obat peningkat imun atau imun booster justru menjadi senjata makan tuan. Bukannya melindungi, tapi sistem imun malah bereaksi terlalu hebat dan terjadi apa yang disebut badai sitokin. “Ini yang ditakutkan kalau terlalu banyak imun booster, memang masih kontroversi, tapi menurut saya cukup vitamin C, jaga kesehatan, istirahat cukup, dan jangan terlalu lelah,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Prof Dr dr Aru Sudoyo SpPD KHOM FACP mengatakan, pasien kanker butuh dukungan penuh dari keluarga dan kemauan tinggi untuk sembuh. “Teknologi canggih sekalipun tidak akan banyak membantu kalau pasien bersangkutan tidak dapat diajak bekerjasama untuk memerangi penyakitnya,” papar Prof Aru. (Sri Noviarni)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!