Mengenal GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan UGM

Selasa, 26 Januari 2021 - 16:22 WIB
Dengan 100 unit batch pertama yang akan dilepas, diharapkan dapat melakukan 120 tes per alat atau atau total 12 ribu orang sehari. / Foto: dok. SINDOnews
JAKARTA - GeNose , alat deteksi Covid-19 melalui embusan napas hasil pengembangan para peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Alat ini dapat digunakan dalam membantu penanganan Covid-19 melalui skrining cepat.

Baca juga: Vaksin Sinovac Aman, Belum Ditemukan KIPI usai Vaksinansi



"Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan luar biasa dari banyak pihak GeNose C19 secara resmi mendapatkan izin edar (KEMENKES RI AKD 20401022883) untuk mulai dapat pengakuan oleh regulator, yakni Kemenkes , dalam membantu penanganan Covid-19 melalui skrining cepat," kata Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si. dari UGM beberapa waktu lalu.

GeNose memiliki kemampuan mendeteksi virus corona baru pada tubuh manusia dalam waktu cepat. Tidak kurang dari 2 menit, hasil tes sudah dapat diketahui apakah seseorang positif atau negatif Covid-19 . Selain itu, pengambilan sampel tes berupa embusan napas juga dirasakan lebih nyaman dibanding usap atau swab.

Kuwat berharap agar GeNose dapat memberikan dampak maksimal. Dengan 100 unit batch pertama yang akan dilepas, diharapkan dapat melakukan 120 tes per alat atau atau total 12 ribu orang sehari.

"Angka 120 tes per alat itu dari estimasi bahwa setiap tes membutuhkan 3 menit termasuk pengambilan napas sehingga satu jam dapat mentes 20 orang dan bila efektif alat bekerja selama 6 jam," jelas Kuwat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!