Studi: Pasien COVID-19 Kehilangan Indra Penciuman pada Hari Ketiga

Minggu, 17 Mei 2020 - 13:34 WIB
Sedaghat mengatakan, waktu rata-rata untuk pengurangan atau hilangnya indra penciuman adalah 3,4 hari. Peneliti juga menemukan bahwa keparahan hilangnya penciuman berkorelasi dengan seberapa buruk gejala COVID-19 yang lain.

"Jika hilangnya kemampuan penciuman atau anosmia terlangsung buruk, pasien juga melaporkan adanya gejala sesak napas, demam, dan batuk yang lebih parah," ujar Sedanghat.

Menurut peneliti, hubungan antara penurunan indra penciuman dan gejala COVID-19 lainnya adalah sesuatu yang harus diwaspadai. Bila seseorang dengan COVID-19 mengalami penurunan indra penciuman, itu menandakan bahwa mereka berada dalam minggu pertama perjalanan penyakit.

"Temuan ini menunjukkan bahwa penurunan indra penciuman mungkin menjadi indikator pasien di awal perjalanan penyakit serta mereka yang terus mengembangkan gejala yang lebih parah seperti sesak napas," jelas Sedaghat.

Di sisi lain, Sedaghat mengingatkan bahwa kehilangan indra penciuman bukan merupakan indikator satu-satunya COVID-19. "Ketika Anda mulai mengalami gejala serius COVID-19 yang meliputi sesak napas dan gangguan pernapasan, saat itulah Anda harus waspada," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!