Teddy Syach Sebut Rina Gunawan Pernah Memintanya Dibuatkan Mukena Hitam
Kamis, 11 Maret 2021 - 07:26 WIB
Di sisi lain, Teddy merasa bersykur banyak pihak yang membantu menyiapkan pengajian 40 hari meninggalnya sang istri. Mulai kerabat, saudara, dan teman dekat Rina, diungkapkan Teddy, ingin membantu mempersiapkan acara tersebut.
"Kerabat dan saudara kami, mereka sedang menyiapkan acara, kayak menyiapkan buku yasin, terus ada seserahan, goodiebag. Itu temen-temen yang sudah berkecimpung sama almarhum," ungkap Teddy.
Seperti diketahui, Rina Gunawan meninggal dunia pada 2 Maret lalu pukul 18.45 WIB. Rina mengembuskan napas terakhir pada usia 46 tahun. Jenazah Rina dimakamkan satu liang lahat dengan ayahnya, Tubagus Hibar Gunawan, di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
Baca Juga: Kesal Terus Dituduh Lakukan Bully, Jo Byung Gyu Frustasi
Presenter sekaligus pengusaha ini diketahui mengalami sesak napas dan dilarikan ke rumah sakit. Teddy menyebut bahwa Rina memiliki penyakit bawaan asma dan radang paru-paru. Sebelum meninggal dunia, Rina sempat dinyatakan positif COVID-19.
"Kerabat dan saudara kami, mereka sedang menyiapkan acara, kayak menyiapkan buku yasin, terus ada seserahan, goodiebag. Itu temen-temen yang sudah berkecimpung sama almarhum," ungkap Teddy.
Seperti diketahui, Rina Gunawan meninggal dunia pada 2 Maret lalu pukul 18.45 WIB. Rina mengembuskan napas terakhir pada usia 46 tahun. Jenazah Rina dimakamkan satu liang lahat dengan ayahnya, Tubagus Hibar Gunawan, di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
Baca Juga: Kesal Terus Dituduh Lakukan Bully, Jo Byung Gyu Frustasi
Presenter sekaligus pengusaha ini diketahui mengalami sesak napas dan dilarikan ke rumah sakit. Teddy menyebut bahwa Rina memiliki penyakit bawaan asma dan radang paru-paru. Sebelum meninggal dunia, Rina sempat dinyatakan positif COVID-19.
(tsa)
Lihat Juga :