Tekan Prevalensi Stunting, Hindari Konsumsi Kental Manis pada Anak

Minggu, 21 Maret 2021 - 05:16 WIB
Kental manis bukanlah minuman untuk dikonsumsi anak mengingat kandungan gulanya yang cukup tinggi. / Foto: ilustrasi/Healthline
JAKARTA - Stunting bukan hanya persoalan saat anak mengalami persoalan gizi, pencegahannya pun harus diawali dengan memastikan calon ibu benar-benar siap menghadapi 1000HPK.

Baca juga: Obati Kerinduan, Indo V-Fair 2021 Hadirkan Sensasi Event yang Lebih Nyata



Menurut Riskesdas tahun 2018, sekitar 65% remaja tidak sarapan, 97% kurang mengonsumsi sayur dan buah , kurang aktivitas fisik serta konsumsi gula, garam dan lemak (GGL) berlebihan.

Maka tidak heran, hingga saat ini masih banyak ditemukan remaja hingga balita mengonsumsi makanan instan sebagai asupan makanan sehari-hari.

Tak hanya itu, konsumsi kental manis sebagai minuman susu oleh balita bahkan bayi pun masih jamak ditemukan dengan frekuensi yang cukup tinggi 2-8 gelas per hari. Padahal kental manis bukanlah minuman untuk dikonsumsi anak mengingat kandungan gulanya yang cukup tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!