Fashion Show Louis Vuitton Saat Pandemi, Catwalk dan Undangan Berjarak Tiga Meter

Selasa, 23 Maret 2021 - 20:05 WIB
foto/ dok istimewa
JAKARTA - Louis Vuitton mengadakan peragaan busana fisik pertama di Singapura di tengah pandemi Covid-19. Peragaan busana ini merupakan langkah kecil untuk menuju ‘pemulihan’ industri fashion

Meskipun pekan mode terakhir di Paris, London, dan Milan telah sepenuhnya digital karena pandemi Covid-19, rumah mode Prancis menggelar peragaan busana di Singapura. Pertunjukan Spin-Off Spring/Summer 2021 pakaian perempuan Louis Vuitton ini diadakan di ArtScience Museum pada Selasa (23/3).



Para tamu yang menghadiri peragaan busana ini diwajibkan memakai masker dan duduk terpisah satu meter. Peragaan busana ini menjadi peragaan busana fisik pertama di Singapura dengan gaya baru.

Terdapat tiga pertunjukan pada siang hari, 16:00 dan 19:30 dengan masing-masing hanya 112 tamu dan sejumlah tindakan manajemen yang memenuhi protokol kesehatan. Protokol kesehatan tersebut seperti pemeriksaan suhu dan scan SafeEntry pada saat kedatangan. Semua permukaan tempat duduk akan dibersihkan di antara setiap pertunjukan.





Para tamu juga dibagi menjadi beberapa zona, tanpa pembauran antar zona, dan masker wajah Louis Vuitton telah disertakan dengan undangannya. Selain itu, waktu kedatangan, keberangkatan, dan tempat duduk akan diubah-ubah. Ada 41 model tanpa masker yang berjalan di pertunjukan. Para model berjalan dengan jarak setidaknya tiga meter dari para tamu. Para model juga akan mengamati jarak aman di landasan.

Para model dan kru belakang panggung, termasuk penata rambut dan penata rias, juga dipisahkan menjadi beberapa zona. Pertunjukan terakhir disiarkan langsung di situs web Louis Vuitton sehingga setiap orang dapat memiliki kursi baris depan dari kenyamanan rumahnya. Peragaan busana ini menjanjikan acara bertabur bintang dan daftar tamunya termasuk aktris lokal Zoe Tay dan Rebecca Lim serta penyanyi Stefanie Sun.



Editor-in-chief Harper's Bazaar Singapore Kenneth Goh menjelaskan peragaan busana ini merupakan pertunjukan replika pakaian perempuan pertama oleh Ghesquiere di luar Paris dalam keadaan normal baru ini. "Ini adalah kesempatan besar untuk menunjukkan pentingnya dan signifikansi Singapura dalam kancah mode global karena Louis Vuitton akan menyiarkan langsung pertunjukan tersebut di ArtScience Museum," ujar Goh seperti yang dilansir dari straitstimes.com.

Dijuluki acara "phygital", menurut Goh, peragaan busana ini menggabungkan elemen fisik dan digital, dengan layar hijau memainkan peran utama. “Louis Vuitton bekerja sama dengan Singapore Tourism Board untuk memanfaatkan bakat, infrastruktur, sumber daya, dan lanskap konsumen mewah negara untuk mewujudkan pertunjukan ini,” ujar Goh.
(sal)
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More