KFI dan IGI Angkat Hidden Hunger di Lokakarya Internasional

Kamis, 25 Maret 2021 - 19:16 WIB
Sementara lokakarya ini mendiskusikan kedua pendekatan tersebut, tidak hanya dalam kaitannya terhadap penurunan stunting tetapi juga tentang manfaatnya terhadap vaksinasi Covid-19. Sebanyak 20 pembicara internasional dan nasional yang kepakarannya dalam bidang gizi, pangan dan kesehatan masyarakat sudah sangat dikenal, menyampaikan presentasi dan pendapatnya mengenai kedua pendekatan dalam dua hari lokakarya.

Tema lokakarya yang diangkat adlaah Gizi mikro sebagai Strategi Tandem dalam Pemberian Vaksinasi COVID-19 dan Peningkatan Penurunan Stunting: Peranan Suplementasi Gizi Mikro Multiple dan Fortifikasi Pangan (Micronutrient as a Strategic Tandem of Covid-19 Vaccination and Acceleration of Stunting Reduction; the Role of Multi-micronutrient Supplementation and Food Fortification).

Tujuan lokakarya ini adalah mendukung pembuat kebijakan di pemerintah dan industri tentang pentingnya mewajibkan fortifikasi makanan bagi kesehatan dan kesejahteraan orang miskin, khususnya kehidupan di 1.000 hari pertama kehidupan untuk generasi masa depan dan untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih baik.

Keynote speech dari lokakarya internasioal ini disampaikan dan sekaligus dibuka Menteri Kesehatan, Ir. Budi Gunadi Sadikin yang diwakili drg. Kartini Rustandi MKes, Pelaksana Tugas Direktur Jendral Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI. Ketua Akademi Ilmu Pengetahun Indoneia Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, PhD menyampaikan pidato bahwa ilmu pengetahuan dan inovasi, termasuk ilmu pengetahuan gizi, harus merupakan fondasi formulasi kebijakan yang berdasarkan bukti, bagi pengembangan kualitas manusia sebagai landasan peradaban manusia.

Salah satu pembicara utama di hari pertama, Prof. Dr. Sangkot Marzuki, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia pada periode sebelumnya dan Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia serta Ketua Dewan Pakar IGI, menjelaskan tentang sejarah vitamin di Indonesia yang luar biasa. Setelah itu, diikuti presentasi oleh dua professor dari the Johns Hopkins University, yakni Prof Keith P. West Dr.PH, and Dr. Klaus Kraemer, dan juga dari Oxford University, Dr. Anuraj Shangkar, serta Dr. Clayton Ajello, dari humanitarian/micronutrient forum dan juga anggota the MMS Task Force.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!