Berdamai dengan Ginjal demi Kualitas Hidup
Kamis, 25 Maret 2021 - 19:56 WIB
Pendekatan ini bertujuan untuk membentuk ketahanan pasien PGK dengan meningkatkan hubungan sosial antarpasien. Bagaimanapun, penyakit ginjal sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang. Banyak pasien PGK mengalami penurunan kualitas hidup karena komplikasi dari penyakit hingga pengobatan yang banyak mencakup obat, pembatasan cairan, diet, hingga terapi pengganti ginjal.
Fasilitas Rumah Sakit
Penanganan pasien gagal ginjal di sejumlah rumah sakit seperti RS PGI Cikini, RS Siloam Karawaci, RS Awal Bross Tangerang, dan RSCM dinilai Anton sudah baik. Di empat rumah sakit itu dia menjalani proses cuci darah. Fasilitas yang disediakan pun tergolong lengkap.
“Saya nyaris tidak mengalami keluhan pada keempat rumah sakit itu. Tentu saja, keempat rumah sakit itu tidak bisa dijadikan parameter untuk menggambarkan layanan di seluruh Indonesia. Karena, saya juga sering mendengar banyaknya masalah dalam pelayanan pasien gagal ginjal di Indonesia, terutama di luar Jawa,” katanya.
Untuk RS yang menyediakan layanan penanganan gagal ginjal secara lengkap menurut dia ada di empat RS di atas. Di sana fasilitas yang dimiliki sangat baik dan memadai. Namun, untuk RS yang mampu melakukan operasi cangkok ginjal masih sedikit, karena tenaga ahli juga terbatas.
“RSCM dan RS PGI Cikini adalah rumah sakit yang bisa melakukan operasi cangkok ginjal. Saya pernah membaca data yang dikeluarkan Indonesian Renal Registry (IRR), yang menunjukkan bahwa unit layanan cuci darah di Indonesia masih belum merata. Hanya terfokus di pulau Jawa dan Sumatera. Sedangkan di Indonesia Timur, masih minim. Padahal, jumlah penderita gagal ginjal, dari tahun ke tahun makin meningkat,” pungkasnya. (r ratna purnama/helmi syarief)
Fasilitas Rumah Sakit
Penanganan pasien gagal ginjal di sejumlah rumah sakit seperti RS PGI Cikini, RS Siloam Karawaci, RS Awal Bross Tangerang, dan RSCM dinilai Anton sudah baik. Di empat rumah sakit itu dia menjalani proses cuci darah. Fasilitas yang disediakan pun tergolong lengkap.
“Saya nyaris tidak mengalami keluhan pada keempat rumah sakit itu. Tentu saja, keempat rumah sakit itu tidak bisa dijadikan parameter untuk menggambarkan layanan di seluruh Indonesia. Karena, saya juga sering mendengar banyaknya masalah dalam pelayanan pasien gagal ginjal di Indonesia, terutama di luar Jawa,” katanya.
Untuk RS yang menyediakan layanan penanganan gagal ginjal secara lengkap menurut dia ada di empat RS di atas. Di sana fasilitas yang dimiliki sangat baik dan memadai. Namun, untuk RS yang mampu melakukan operasi cangkok ginjal masih sedikit, karena tenaga ahli juga terbatas.
“RSCM dan RS PGI Cikini adalah rumah sakit yang bisa melakukan operasi cangkok ginjal. Saya pernah membaca data yang dikeluarkan Indonesian Renal Registry (IRR), yang menunjukkan bahwa unit layanan cuci darah di Indonesia masih belum merata. Hanya terfokus di pulau Jawa dan Sumatera. Sedangkan di Indonesia Timur, masih minim. Padahal, jumlah penderita gagal ginjal, dari tahun ke tahun makin meningkat,” pungkasnya. (r ratna purnama/helmi syarief)
(wan)
Lihat Juga :