Mengenal Penyebab dan Pencegahan Saraf Terjepit

Minggu, 04 April 2021 - 05:00 WIB
Adapun kondisi ini dapat menyebabkan neuropati perifer dan carpal tunnel syndrome. Jika tekanan saraf berlangsung lama, penghalang pelindung di sekitar saraf bisa rusak. Cairan dapat menumpuk sehingga menyebabkan pembengkakan, tekanan ekstra, jaringan parut yang mana mengganggu fungsi saraf.

Baca Juga : Berdampak Buruk, Jangan Abaikan Kekurangan Zat Besi pada Anak

Sejumlah kondisi juga diketahui bisa menjadi penyebab dan faktor risiko saraf terjepit seperti halnya cedera, stres karena pekerjaan yang berulang-ulang, hobi atau kegiatan olahraga, kegemukan, seks, penyakit tiroid, diabetes, penggunaan berlebihan, hamil dan istirahat di tempat tidur yang lama.

Meski demikian, saraf terjapit dapat dicegah dengan cara pertahankan posisi yang baik, jangan menyilangkan kaki atau berbaring di satu posisi untuk waktu yang lama. Gabungkan olahraga kekuatan dan fleksibilitas. Batasi aktivitas yang berulang dan sering-seringlah beristirahat saat melakukan aktivitas ini dan pertahankan berat badan yang sehat.

Baca Juga : Bebas Sakit, 3 Posisi Seks Ini Bikin Puas dan Ketagihan
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!