Berkah Ramadhan, Sinetron Ikatan Cinta Pecah Rekor Tembus 52,6% Audience Share

Rabu, 14 April 2021 - 14:35 WIB
Adapun, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) memang dikenal memiliki kekuatan basis user yang sangat besar, bahkan tembus hingga di atas 200 juta userbase di segala lini.

Hary Tanoesoedibjo memaparkan userbase tersebut, baik di media berbasis digital maupun televisi konvensional, menjadi bukti perhatian dan loyalitas publik menjadikan perseroan memiliki dominasi kuat, sehingga terus menjadi pemimpin pasar.

"Basis konsumen konten terbagi dua, Pertama, yang secara tradisional, yakni berkumpul bersama keluarga menonton televisi di rumah. Kedua, konsumen anak muda, yang saat ini sangat bergantung pada gadget," kata Hary.Mengingat jumlah generasi muda yang sangat besar di Indonesia, maka bergerak ke digital bagi perseroan merupakan suatu keniscayaan.

"Kalau anak muda maunya lewat gadget, makanya kita bersyukur basis viewer kita itu dua-duanya bisa didapat, bukan saja family based, tapi juga anak muda," kata Hary.

Rinciannya, yaitu Pertama, Pay TV MNC Group --di bawah unit bisnis BMTR, yaitu PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) memiliki 8,7 juta pelanggan berbayar, dimana bertambah 300.000 pelanggan setiap bulannya.

Kedua, OTT MNC Group, yaitu Vision+ --dalam naungan anak usaha BMTR, yaitu IPTV dan segera tercatat di Nasdaq, AS dengan kode saham: MLAC-- memiliki 33 juta Monthly Active User (MAU), sehingga menjadi OTT Subscription Video on Demand (SVOD) nomor 1 di Tanah Air.

Ketiga, super apps RCTI+, di bawah unit bisnis BMTR, yaitu MNCN-- memiliki 29 juta MAU, sehingga RCTI+ menduduki peringkat ke-1 dari OTT Audio Video on Demand (AVOD).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!