Hari Kartini, Anne Avantie dan Yayasan Pendidikan Astra Gelorakan Semangat Bangun Negeri

Rabu, 21 April 2021 - 19:46 WIB
Khusus untuk pilar kecakapan hidup, ini adalah program yang diselenggarakan dengan basis kearifan lokal. Seni atau budaya batik yang ada di wilayah binaan, yaitu Gedangsari di Gunungkidul dan Pandak di Bantul sejak 2007, telah diterapkan sebagai kegiatan untuk menanamkan cinta seni batik melalui kegiatan ekstra kurikuler di sekolah. Seni batik bahkan saat ini telah ditetapkan oleh pemerintah setempat untuk dijadikan mata pelajaran muatan lokal.

Mengembangkan batik yang dibuat para siswa menjadi penting dan strategis dalam upaya pelestarian budaya ataupun kearifan lokal dalam hal menyiapkan regenerasi pembatik di daerah Gunungkidul dan Bantul khususnya, dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada umumnya.

Baca Juga: Tangguh dan Penuh Cinta Kasih, Ini Sosok Kartini Modern JAQS

"Dalam hal ini, YPA-MDR sedang merintis dan menyiapkan program ikonik yang kami sebut “Komunitas Pembatik Cilik” untuk menjadi cikal bakal terbentuknya “Kampung Pembatik Cilik”," kata Herawati.

Untuk lebih memberikan nilai tambah pada karya batik buatan para pembatik cilik tersebut, YPA-MDR bersama Smart Indana Parama pimpinan Prof. DR. Intiyas Utami, juga telah mengadakan program “Creative Marketing Challenge”. Yaitu kegiatan di kampus yang melibatkan tiga universitas dengan total peserta 120 orang. Para mahasiswa yang terlibat diberikan kegiatan yang menantang untuk berkreasi dan berinovasi menciptakan karya busana berbahan batik hasil karya para siswa binaan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!