Berkerumun Sebabkan Penularan Covid-19 Meski Sudah Divaksin
Jum'at, 28 Mei 2021 - 10:37 WIB
Hal tersebut memungkinkan virus corona baru akan menyebar karena di kerumunan sangat sulit menjaga jarak. Kondisi ini juga berlaku untuk masyarakat yang sudah divaksin Covid-19 sebanyak dua kali.
Berkerumun tidak dianjurkan sebab perlindungan vaksin Covid-19 sekira 65% (uji klinik 2020), sampai sekira 94% (Balitbangkes 2021). Artinya sekira 6-35% orang yang sudah divaksin Covid dua kali, masih bisa tertular Covid-19. Maka saat berada di luar rumah harus tetap melakukan protokol kesehatan .
Baca Juga : Ini Empat Herbal yang Baik Dikonsumsi untuk Kesehatan Kulit Anda
Sementara itu, pandemi Covid-19 di Tanah Air kian memprihatinkan pasca libur Lebaran . Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono Harbuwono memprediksi bahwa puncak kasus Covid-19 bakal terjadi pada pertengahan Juni 2021.
Berkerumun tidak dianjurkan sebab perlindungan vaksin Covid-19 sekira 65% (uji klinik 2020), sampai sekira 94% (Balitbangkes 2021). Artinya sekira 6-35% orang yang sudah divaksin Covid dua kali, masih bisa tertular Covid-19. Maka saat berada di luar rumah harus tetap melakukan protokol kesehatan .
Baca Juga : Ini Empat Herbal yang Baik Dikonsumsi untuk Kesehatan Kulit Anda
Sementara itu, pandemi Covid-19 di Tanah Air kian memprihatinkan pasca libur Lebaran . Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono Harbuwono memprediksi bahwa puncak kasus Covid-19 bakal terjadi pada pertengahan Juni 2021.
(dra)
Lihat Juga :