Optimalkan Kesehatan dan Tumbuh Kembang Anak melalui Pemantauan di Buku KIA

Jum'at, 30 Juli 2021 - 03:30 WIB
Sejak ditetapkan menjadi kebijakan nasional, Buku KIA secara bertahap dipenuhi penyediaannya oleh Kementerian Kesehatan bagi ibu hamil di seluruh Indonesia.

"Buku ini didistribusikan dari kabupaten/kota ke Puskesman. Tiap lima tahun buku direvisi dan terakhir revisi dilakukan pada 2020, itu revisi yang ketika. Buku revisi terbaru ini cover-nya bolak-balik. Ada bagian cover ibu dan cover anak untuk memudahkan pemantauan. Bahkan saat ini Buku KIA sudah ada aplikasinya yang bisa diunduh di Play Store," papar dr. Diah.

“Agar kapasitas keluarga dalam memonitor perkembangan kesehatan ibu dan anak secara mandiri dapat berlangsung optimal, perlu penguatan edukasi untuk mendukung pemanfaatan Buku KIA, terutama dalam kelengkapan pengisiannya oleh orangtua selama masa pandemi agar kesehatan dan tumbuh kembang anak tetap terpantau. Setiap informasi tentang kesehatan dan catatan khusus adanya kelainan pada ibu serta anak harus dicatat di dalam Buku KIA. Apabila mengalami kesulitan, orangtua bisa berkonsultasi kepada tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, didahului telekonsultasi sebelum janji temu," lanjutnya.

Baca Juga: Obat Gusi Bengkak Secara Sederhana dan Alami

Untuk memperluas dampak edukasi ini, Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan dan PT Tirta Investama mengajak keterlibatan berbagai pihak untuk turut mengedukasi para orangtua agar dapat memahami isi Buku KIA, lalu memanfaatkannya untuk pemantauan tumbuh kembang anak serta memastikan kelengkapan layanan kesehatan yang didapatkan oleh ibu dan anak.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!