Stroke, Kebanyakan Nonton TV Bisa Meningkatkan Risiko
Senin, 23 Agustus 2021 - 22:09 WIB
Selama masa tindak lanjut, total 2.965 stroke terjadi, 90% di antaranya adalah iskemik, yang terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah terhambat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa berusia 60 tahun ke bawah, yang melaporkan 8 jam atau lebih waktu luang memiliki risiko stroke 4,2 lebih tinggi, dibandingkan dengan mereka yang melaporkan kurang dari 4 jam waktu duduk.
Kelompok yang paling banyak duduk memiliki risiko stroke tujuh kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang melaporkan kurang dari 4 jam waktu duduk sehari.
Baca Juga: Cara Menghitung Masa Subur Berdasarkan Periode Menstruasi
“Orang dewasa berusia 60 tahun kebawah harus menyadari bahwa waktu duduk yang sangat tinggi dengan sedikit waktu yang dihabiskan untuk aktivitas fisik dapat memiliki efek buruk pada kesehatan, termasuk peningkatan risiko stroke," jelas Joundi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa berusia 60 tahun ke bawah, yang melaporkan 8 jam atau lebih waktu luang memiliki risiko stroke 4,2 lebih tinggi, dibandingkan dengan mereka yang melaporkan kurang dari 4 jam waktu duduk.
Kelompok yang paling banyak duduk memiliki risiko stroke tujuh kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang melaporkan kurang dari 4 jam waktu duduk sehari.
Baca Juga: Cara Menghitung Masa Subur Berdasarkan Periode Menstruasi
“Orang dewasa berusia 60 tahun kebawah harus menyadari bahwa waktu duduk yang sangat tinggi dengan sedikit waktu yang dihabiskan untuk aktivitas fisik dapat memiliki efek buruk pada kesehatan, termasuk peningkatan risiko stroke," jelas Joundi.
(dra)
Lihat Juga :