Epidemiolog Sebut Jadikan Covid-19 sebagai Endemi Bukanlah Rencana yang Tepat
Rabu, 29 September 2021 - 14:04 WIB
Epidemiolog sekaligus peneliti pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman menegaskan bahwa membiarkan Covid-19 menjadi endemi bukanlah rencana yang tepat. / Foto: ilustrasi/france24
JAKARTA - Belum lama ini beredar pernyataan dari pencipta vaksin AstraZeneca , Dame Sarah Gilbert yang menyebut bahwa nantinya Covid-19 hanya akan menjadi flu biasa. Dia pun menilai Covid-19 pun tidak akan bermutasi menjadi penyakit yang lebih mematikan dari sebelumnya.
Tentunya pernyataan tersebut membuat masyarakat menilai bahwa Covid-19 , yang saat ini ditakuti masyarakat di seluruh dunia, akan menjadi suatu endemi. Bahkan sejumlah negara telah berupaya membiasakan diri hidup dengan Covid-19 dengan memegang stigma tersebut.
Terkait hal tersebut, pakar epidemiologi sekaligus peneliti pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman menegaskan bahwa membiarkan Covid-19 menjadi endemi bukanlah rencana yang tepat.
Baca juga: Love Story Podcast, Host by Raden Rauf
Tentunya pernyataan tersebut membuat masyarakat menilai bahwa Covid-19 , yang saat ini ditakuti masyarakat di seluruh dunia, akan menjadi suatu endemi. Bahkan sejumlah negara telah berupaya membiasakan diri hidup dengan Covid-19 dengan memegang stigma tersebut.
Terkait hal tersebut, pakar epidemiologi sekaligus peneliti pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman menegaskan bahwa membiarkan Covid-19 menjadi endemi bukanlah rencana yang tepat.
Baca juga: Love Story Podcast, Host by Raden Rauf
Lihat Juga :