Epilepsi Gangguan Sistem Saraf, Ini Gejala dan Penyebabnya

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 22:01 WIB
Epilepsi merupakan gangguan sistem saraf pusat di mana aktivitas otak menjadi tidak normal. Kondisi ini menyebabkan kejang atau periode perilaku yang tak biasa. Foto/Epilepsy Foundation.
JAKARTA - Epilepsi merupakan gangguan sistem saraf pusat (neurologis) di mana aktivitas otak menjadi tidak normal. Kondisi ini menyebabkan kejang atau periode perilaku yang tidak biasa, sensasi dan terkadang kehilangan kesadaran.

Siapapun bisa terkena epilepsi. Epilepsi mempengaruhi pria dan wanita dari semua ras, latar belakang etnis dan usia. Gejala kejang dapat sangat bervariasi. Beberapa orang dengan epilepsi hanya menatap kosong selama beberapa detik selama kejang, sementara yang lain berulang kali menggerakkan lengan atau kaki mereka.



Dilansir dari Mayo Clinic, Sabtu (16/10/2021) mengalami kejang tunggal tidak berarti Anda menderita epilepsi. Setidaknya dua kejang tanpa pemicu yang diketahui (kejang tak beralasan) yang terjadi setidaknya 24 jam biasanya diperlukan untuk diagnosis epilepsi.

Baca Juga: Gejala Kolesterol Tinggi di Rambut, Termasuk di Bulu Kaki



Karena epilepsi disebabkan oleh aktivitas abnormal di otak, kejang dapat memengaruhi setiap proses koordinasi otak. Tanda dan gejala kejang mungkin termasuk kebingungan sementara, tatapan kosong, otot kaku, gerakan menyentak tak terkendali dari lengan dan kaki dan kehilangan kesadaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!