Banyaknya Lansia yang Emoh Divaksin Sumbang Tingginya Angka Kematian di Singapura

Selasa, 16 November 2021 - 18:00 WIB
Ditambah lagi dengan kebijakan terbaru di mana orang dipaksa untuk divaksinasi.

"Sebab pada awalnya pemerintah Singapura menggunakan pendekatan voluntary, di mana orang sukarela divaksin atau vaksin. Berbeda dengan Indonesia yang sudah sejak awal menggunakan mandatory (wajib) untuk divaksin," ujarnya.

Sekarang dengan adanya 60-100 ribu lansia yang tidak divaksin dan merupakan kelompok paling rentan, maka angka kematian selama tiga bukan terakhir di Singapura mencapai 300 orang. Dari sekian banyak masyarakat yang meninggal, rata-rata berusia di atas 60 tahun dan memiliki komorbid.

Baca juga: Mantap! Cakupan Vaksinasi Covid-19 Capai Target WHO, Indonesia Masuk Lima Negara Tertinggi

"Sekarang Singapura memaksa semua orang untuk vaksinasi Covid-19. Orang yang tidak divaksinasi dan terkena Covid-19 maka biaya rumah sakitnya harus bayar sendiri. Sebelumnya ditanggung oleh negara. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Singapura," pungkasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!