5 Obat Ini Membahayakan Ginjal Jika Diminum dalam Waktu Lama, Nomor 4 Paling Sering Dikonsumsi
Senin, 20 Desember 2021 - 10:20 WIB
1. Obat Pereda Nyeri
Obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID), seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen bermanfaat sebagai pereda nyeri, demam, dan peradangan. Jenis obat NSAID biasanya dijual bebas di apotek tanpa resep dokter.
Ternyata konsumsi obat NSAID melebihi dosis atau dalam jangka waktu panjang, karena hal ini bisa memicu penyakit ginjal kronis yang dikenal sebagai nefritis interstisial.
Label pada obat ini umumnya tidak memperbolehkan Anda minum lebih dari 6 – 8 tablet per hari atau menggunakannya dalam jangka panjang lebih dari 10 hari.
2. Antibiotik
Minum obat antibiotik dalam jangka panjang selain bisa memicu resistensi antibiotik, juga bisa melukai ginjal bahkan jika Anda memiliki ginjal sehat sebelumnya.
Ada beberapa jenis antibiotik yakni penisilin, sefalosporin, dan sulfonamid yang bila dikonsumsi terus menerus bisa merusak ginjal, khususnya dapat berbahaya bagi kesehatan ginjal. Untuk itu, penting untuk mengikuti saran dokter tiap kali menerima resep obat antibiotik.
3. Obat Maag dan Asam Lambung
Obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID), seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen bermanfaat sebagai pereda nyeri, demam, dan peradangan. Jenis obat NSAID biasanya dijual bebas di apotek tanpa resep dokter.
Ternyata konsumsi obat NSAID melebihi dosis atau dalam jangka waktu panjang, karena hal ini bisa memicu penyakit ginjal kronis yang dikenal sebagai nefritis interstisial.
Label pada obat ini umumnya tidak memperbolehkan Anda minum lebih dari 6 – 8 tablet per hari atau menggunakannya dalam jangka panjang lebih dari 10 hari.
2. Antibiotik
Minum obat antibiotik dalam jangka panjang selain bisa memicu resistensi antibiotik, juga bisa melukai ginjal bahkan jika Anda memiliki ginjal sehat sebelumnya.
Ada beberapa jenis antibiotik yakni penisilin, sefalosporin, dan sulfonamid yang bila dikonsumsi terus menerus bisa merusak ginjal, khususnya dapat berbahaya bagi kesehatan ginjal. Untuk itu, penting untuk mengikuti saran dokter tiap kali menerima resep obat antibiotik.
3. Obat Maag dan Asam Lambung
Lihat Juga :