PSBB Berdampak pada Penambahan Volume Sampah Plastik
Minggu, 14 Juni 2020 - 15:32 WIB
Swietenia Puspa Lestari, penyelam sekaligus pendiri Divers Clean Action (DCA), sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada permasalahan sampah di lautan dan pengembangan masyarakat pesisir, mengatakan bahwa ada beberapa gerakan yang masyarakat bisa ikuti untuk menjaga lingkungan di masa New Normal.
"Misalnya dengan menggunakan masker guna ulang bagi yang sehat agar lebih mudah membedakan mana sampah infeksius dari rumah tangga, menggunakan alat makan cuci ulang, serta memilah sampah dari rumah agar membantu pengelolaan sampah yang optimal dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Swietenia.
Data dari LIPI menunjukkan, jasa delivery makanan dan produk belanja online meningkat dua kali lipat dan 96% kemasannya adalah plastik. (Baca Juga: New Normal pun Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh )
"Kita bisa mengurangi sampah dengan memilih opsi pengiriman alternatif yang tidak menambah sampah. Dengan mengubah perilaku di rumah, kita turut mencegah kerusakan lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana kesehatan di kemudian hari," pungkas Swietenia.
"Misalnya dengan menggunakan masker guna ulang bagi yang sehat agar lebih mudah membedakan mana sampah infeksius dari rumah tangga, menggunakan alat makan cuci ulang, serta memilah sampah dari rumah agar membantu pengelolaan sampah yang optimal dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Swietenia.
Data dari LIPI menunjukkan, jasa delivery makanan dan produk belanja online meningkat dua kali lipat dan 96% kemasannya adalah plastik. (Baca Juga: New Normal pun Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh )
"Kita bisa mengurangi sampah dengan memilih opsi pengiriman alternatif yang tidak menambah sampah. Dengan mengubah perilaku di rumah, kita turut mencegah kerusakan lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana kesehatan di kemudian hari," pungkas Swietenia.
(tsa)
Lihat Juga :