Menkes: Indonesia Sudah Lampaui Puncak Kasus Omicron
Kamis, 24 Februari 2022 - 19:02 WIB
“Ini lebih tinggi daripada puncak kasus Delta yang terjadi di bulan Juli 2021, yang pernah sampai 56 ribu kasus,” imbuhnya.
Baca Juga: 6 Gejala Omicron Tidak Biasa, Salah Satunya Keringat di Malam Hari
Meski secara angka positivity rate lebih besar, Menkes Budi menekankan tingkat keparahan yanag ditimbulkan akibat varian Omicron lebih ringan jika dibandingkan dengan Delta. Salah satu indikatornya bisa terlihat dari angka hospitalisasi atau perawatan di rumah sakit yang masih landai.
“Tapi kalau dilihat hospitaliasinya, puncak Delta itu sampai 93 ribu yang dirawat. Nah sekarang kita masih di kisaran 38 ribu, jadi masih di kira-kira 35 persen dari varian Delta. Kesimpulannya dua, Omicron ini naiknya lebih cepat, lebih banyak kasusnya, tapi fatalisasinya lebih rendah,” pungkas Menkes.
Baca Juga: 6 Gejala Omicron Tidak Biasa, Salah Satunya Keringat di Malam Hari
Meski secara angka positivity rate lebih besar, Menkes Budi menekankan tingkat keparahan yanag ditimbulkan akibat varian Omicron lebih ringan jika dibandingkan dengan Delta. Salah satu indikatornya bisa terlihat dari angka hospitalisasi atau perawatan di rumah sakit yang masih landai.
“Tapi kalau dilihat hospitaliasinya, puncak Delta itu sampai 93 ribu yang dirawat. Nah sekarang kita masih di kisaran 38 ribu, jadi masih di kira-kira 35 persen dari varian Delta. Kesimpulannya dua, Omicron ini naiknya lebih cepat, lebih banyak kasusnya, tapi fatalisasinya lebih rendah,” pungkas Menkes.
(tsa)
Lihat Juga :