Menghirup Minyak Kayu Putih Dipercaya Percepat Pemulihan Anosmia Pasien Covid-19
Jum'at, 11 Maret 2022 - 12:46 WIB
Di samping aroma minyak kayu putih, para ahli percaya bahwa aroma seperti mawar, lemon, dan cengkeh juga bisa membantu memulihkan indera penciuman yang rusak akibat infeksi Covid-19.
Pasien diminta untuk rutin lebih dari 20 detik menghirup aroma-aroma tersebut setiap harinya. Dengan begitu, indera penciuman kembali dirangsang agar aktif kembali.
Penggunaan minyak kayu putih sebagai alat terapi indera penciuman pun dipercaya oleh Koordinator Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Mintoro Sumego.
"Eucalyptus aromatherapy dan minyak kayu putih sangat membantu pasien Covid-19 di sini dalam meringankan gejala anosmia dan gejala pernapasan," ujar dia dalam keterangan resminya, Jumat (11/3/2022).
Untuk diketahui, pasien konfirmasi Covid-19 ada sebagian yang mengalami masalah anosmia dan kondisi tersebut jangan dianggap ringan. Pasalnya, pada kasus yang berat, pasien benar-benar kehilangan kemampuan mencium bau akibat gejala Covid-19 yang tidak tertangani dengan baik.
Pasien diminta untuk rutin lebih dari 20 detik menghirup aroma-aroma tersebut setiap harinya. Dengan begitu, indera penciuman kembali dirangsang agar aktif kembali.
Penggunaan minyak kayu putih sebagai alat terapi indera penciuman pun dipercaya oleh Koordinator Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Mintoro Sumego.
"Eucalyptus aromatherapy dan minyak kayu putih sangat membantu pasien Covid-19 di sini dalam meringankan gejala anosmia dan gejala pernapasan," ujar dia dalam keterangan resminya, Jumat (11/3/2022).
Untuk diketahui, pasien konfirmasi Covid-19 ada sebagian yang mengalami masalah anosmia dan kondisi tersebut jangan dianggap ringan. Pasalnya, pada kasus yang berat, pasien benar-benar kehilangan kemampuan mencium bau akibat gejala Covid-19 yang tidak tertangani dengan baik.
Lihat Juga :