3 Pawang Hujan Terkenal di Indonesia Selain Mbak Rara, Nomor 2 Langganan Bu Tien

Selasa, 22 Maret 2022 - 17:27 WIB
“Saya ini sebenarnya masih keturunan dari Sunan Kalijaga. Saya masih ada hubungan darah dengan Sunan Kalijaga yang ada di Demak,” kata Mbah Boedgall.

Salah satu aksi Mbah Boedgall sebagai pawang hujan adalah saat acara menanam pohon di Waduk Pluit yang dihadiri Presiden Joko Widodo yang kala itu masih menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Mbah Boedgall mengaku tidak memiliki ritual khusus sebagai pawang hujan, dan hanya berdoa dalam hati. “Tidak ada ritual khusus, hanya doa saja. Tapi sejak pagi saya merokok, sudah habis sampai empat bungkus. Merokok untuk mengirim asap ke atas otomatis dapat memindahkan awan hitam yang ada disitu,” jelas Mbah Boedgall.

Baca Juga: Sejarah Pawang Hujan di Indonesia, Lengkap dengan Sajen dan Maknanya



2. Mbah Rebo



Pawang hujan terkenal terakhir adalah Mbah Rebo. Pria bernama asli Teguh Sri Suseno ini diketahui memiliki kemampuan untuk mengubah cuaca. Mbah Rebo pertama kali mencoba menjadi pawang hujan pada 1982.

Mbah Rebo mulai dikenal sebagai sosok pawang hujan pada 2006. Kala itu dirinya sedang bertugas di acara pernikahan teman kerjanya. “Dulu itu namanya Pak Tawal, punya acara nikahan. Dia percaya saya untuk menangkal hujan. Padahal waktu itu banyak pawang lain yang terkenal,” ujar Mbah Rebo.

Salah satu tawaran yang pernah dia dapatkan adalah tawaran untuk menangkal hujan di Papua. Kala itu dirinya dimintai tolong untuk mengamankan cuaca di Papua saat proyek pembangunan jalan. Setelah itu, Mbah Rebo menghabiskan sekitar 20 hari di Papua. Selain itu, Mbah Rebo juga disebut sebagai pawang hujan langganan Bu Tien Soeharto serta TMII.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!