Penyintas Covid-19 Gejala Berat Sebagian Besar Alami Kerusakan Paru-paru, Ini Penyebabnya
Kamis, 24 Maret 2022 - 09:16 WIB
Pada pneumonia biasa, kebanyakan pasien dapat sembuh tanpa adanya kerusakan paru-paru yang bertahan lama. Tapi, beda cerita kalau pasien mengalami pneumonia akibat Covid-19.
"Itu bisa berkembang menjadi pneumonia berat. Bahkan, setelah penyakit berlalu, cedera paru akibat Covid-19 dapat menyebabkan kesulitan bernapas yang mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk membaik," ungkap dr Amira.
Secara lengkap, dr Amira menjelaskan ada 3 faktor yang memengaruhi risiko kerusakan paru pada penyintas Covid-19, yaitu:
1. Tingkat Keparahan Penyakit
Apakah pasien mengalami gejala ringan, sedang, atau berat ketika terinfeksi Covid-19. Pasien dengan gejala ringan cenderung lebih jarang memiliki cedera atau parut yang bertahan lama di jaringan paru.
2. Kondisi Kesehatan
"Itu bisa berkembang menjadi pneumonia berat. Bahkan, setelah penyakit berlalu, cedera paru akibat Covid-19 dapat menyebabkan kesulitan bernapas yang mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk membaik," ungkap dr Amira.
Secara lengkap, dr Amira menjelaskan ada 3 faktor yang memengaruhi risiko kerusakan paru pada penyintas Covid-19, yaitu:
1. Tingkat Keparahan Penyakit
Apakah pasien mengalami gejala ringan, sedang, atau berat ketika terinfeksi Covid-19. Pasien dengan gejala ringan cenderung lebih jarang memiliki cedera atau parut yang bertahan lama di jaringan paru.
2. Kondisi Kesehatan
Lihat Juga :