Sunat Aman di Masa Pandemi

Jum'at, 19 Juni 2020 - 09:26 WIB
Meski demikian, dr. Encep menyarankan agar masyarakat hati-hati memilih klinik atau dokter sunat. Pilihlah klinik atau dokter sunat yang benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar dapat menghindari penularan COVID-19, mengingat anak merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit ini. Protokol kesehatan yang dimaksud di antaranya penggunaan alat pelindung diri bagi tim medis, penggunaan alat yang steril dan sekali pakai, serta pengukuran suhu tubuh.

"Juga harus dipastikan kondisi sehat, tidak demam, tidak sedang batuk atau pilek tidak hanya untuk anak yang mau disunat, tetapi juga dokter yang akan melayani sunat. Dua-duanya harus dipastikan sehat,” imbuh dr. Encep.

Sementara itu Head of Product Marketing & Sales Rumah Sunat dr. Mahdian Tien Winarko mengatakan, untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan sunat, pihaknya menjalin kerjasama dengan Klinik Kimia Farma guna memberikan layanan sunat di rumah.

"Kerjasama ini sebenarnya sudah dilakukan sejak Februari lalu, tapi makin ditingkatkan seiring pandemi COVID-19," ujar Tien.

Saat ini total Klinik Kimia Farma yang sudah siap menerima layanan sunat ada 76 titik di empat area yang masing-masing diwakili oleh Branch Manager (DKI Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Serang Banten).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!