5 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Tak Memakai Celana Dalam
Selasa, 19 April 2022 - 20:00 WIB
Berhenti menggunakan celana dalam juga bisa membantu Anda minim risiko iritasi dan lecet. Dengan pakaian dalan yang terlalu ketat, iritasi dan gesekan pada area vagina bisa terjadi akibat gesekan yang ditimbulkan.
Gesekan biasanya terjadi ketika pakaian dalam yang Anda kenakan terbuat dari kain buatan, yang dapat mengiritasi kulit, termasuk labia. Ini juga bisa membuat Anda mengalami pendarahan atau cedera.
4. Pertimbangkan Apa yang Digunakan
Memang benar bahwa tidak memakai celana dalam dapat membantu mencegah lecet dan iritasi di bagian bawah, namun, itu juga tergantung pada celana yang Anda kenakan. Jika Anda mengenakan piyama longgar atau sesuatu yang nyaman, tidak mengenakan celana dalam akan baik-baik saja.
Namun, jika Anda mengenakan celana ketat seperti jeans tanpa celana dalam, bisa membuat Anda lebih teriritasi karena kain yang keras dapat bergesekan dan memberi tekanan pada vulva. Terutama karena Anda tidak memiliki penghalang tambahan seperti celana dalam untuk melindungi.
5. Bau
Jika Anda memilih untuk berhenti mengenakan celana dalam saat olahraga, risiko bau tidak sedap pada vagina akan terjadi. Ini karena keringat memungkinkan bakteri kulit di area yang ditumbuhi rambut, termasuk area genital, menyebabkan bau badan.
Jika Anda tidak menggunakan celana dalam, tidak ada penghalang antara vagina dan celana pendek atau legging olahraga, alih-alih keringat mengenai pakaian dalam, keringat langsung masuk ke celana menyebabkan bau.
Baca Juga: Varian BA.2.12 dan BA.2.12.1 Dominasi Kasus Covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa, IDI: Lebih Mudah Menginfeksi
Gesekan biasanya terjadi ketika pakaian dalam yang Anda kenakan terbuat dari kain buatan, yang dapat mengiritasi kulit, termasuk labia. Ini juga bisa membuat Anda mengalami pendarahan atau cedera.
4. Pertimbangkan Apa yang Digunakan
Memang benar bahwa tidak memakai celana dalam dapat membantu mencegah lecet dan iritasi di bagian bawah, namun, itu juga tergantung pada celana yang Anda kenakan. Jika Anda mengenakan piyama longgar atau sesuatu yang nyaman, tidak mengenakan celana dalam akan baik-baik saja.
Namun, jika Anda mengenakan celana ketat seperti jeans tanpa celana dalam, bisa membuat Anda lebih teriritasi karena kain yang keras dapat bergesekan dan memberi tekanan pada vulva. Terutama karena Anda tidak memiliki penghalang tambahan seperti celana dalam untuk melindungi.
5. Bau
Jika Anda memilih untuk berhenti mengenakan celana dalam saat olahraga, risiko bau tidak sedap pada vagina akan terjadi. Ini karena keringat memungkinkan bakteri kulit di area yang ditumbuhi rambut, termasuk area genital, menyebabkan bau badan.
Jika Anda tidak menggunakan celana dalam, tidak ada penghalang antara vagina dan celana pendek atau legging olahraga, alih-alih keringat mengenai pakaian dalam, keringat langsung masuk ke celana menyebabkan bau.
Baca Juga: Varian BA.2.12 dan BA.2.12.1 Dominasi Kasus Covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa, IDI: Lebih Mudah Menginfeksi
(dra)
Lihat Juga :