5 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Tak Memakai Celana Dalam

Selasa, 19 April 2022 - 20:00 WIB
loading...
5 Hal yang Terjadi pada...
Bagi banyak orang, tak memakai celana dalam pilihan yang aneh. Bagi sebagian orang, mengenakan pakaian dalam adalah rutinitas yang sama seperti bernapas. Foto/Health Digest
A A A
JAKARTA - Bagi banyak orang, memutuskan untuk tak memakai celana dalam mungkin tampak seperti pilihan yang aneh. Pasalnya, bagi sebagian orang, mengenakan pakaian dalam adalah rutinitas yang sama seperti bernapas.

Anda memakainya di bawah pakaian setiap hari sebelum berangkat kerja, sekolah, atau olahraga. Namun, saat ini semakin banyak wanita memilih untuk melepas pakaian dalam demi kenyamanan, kesehatan atau penampilan.

"Tidak ada satu penjelasan pun mengapa orang memakai pakaian dalam, tetapi alasan paling umum adalah karena itu dipandang sebagai norma masyarakat," kata Dr. Elizabeth Eden kepada Good Housekeeping.

Meskipun mengenakan pakaian dalam memiliki manfaatnya, tetapi keputusan untuk mengenakan pakaian dalam atau tidak pada akhirnya tergantung pada preferensi pribadi.

Baca Juga: 99,2 Persen Masyarakat Miliki Antibodi Covid-19, Kapan Indonesia Masuki Masa Endemi?

"Secara medis, area vagina Anda paling bahagia dan sehat ketika memiliki kesempatan untuk bernafas," jelas Dr. Lisa Masterson dari The Doctors pada PopSugar.

Berikut yang akan terjadi pada tubuh saat berhenti memakai celana dalam seperti dilansir dari The List, Selasa (19/4/2022).

1. Kurangi Risiko Infeksi

Berhenti mengenakan celana dalam dapat mengurangi kemungkinan terkena infeksi saluran kemih (ISK) atau jamur, terutama bagi Anda yang sering mengalami infeksi vagina. Menurut Dr. Nini Mai, DACM, celana dalam dapat menjebak kelembapan dan mikroba berlebih.

Kondisi ini dapat menciptakan lingkungan yang lembab di mana candida, jamur yang menyebabkan infeksi ragi, tumbuh subur. Ini bisa terjadi saat Anda sedang tidur atau olahraga, terutama jika Anda mengenakan celana dalam yang tidak menyerap keringat.

2. Istirahat Lebih Nyenyak

Tidak menggunakan celana dalam saat tidur dipercaya dapat membantu wanita istirahat lebih nyenyak. Sederhananya, terkadang vagina Anda membutuhkan udara segar dan harus terpapar udara, sama seperti area lain di tubuh lainnya.

Hal ini bisa sangat membantu wanita yang rentan terhadap infeksi vagina. Pasalnya, celana dalam dapat menjebak kelembapan dan lingkungan basah itu adalah tempat bakteri tumbuh sehingga menyebabkan infeksi jamur atau vaginosis bakteri.

Baca Juga: Ini Rencana Menkes Budi Gunadi jika Vaksin Merah Putih Selesai Sesuai Jadwal

3. Minim Iritasi

Berhenti menggunakan celana dalam juga bisa membantu Anda minim risiko iritasi dan lecet. Dengan pakaian dalan yang terlalu ketat, iritasi dan gesekan pada area vagina bisa terjadi akibat gesekan yang ditimbulkan.

Gesekan biasanya terjadi ketika pakaian dalam yang Anda kenakan terbuat dari kain buatan, yang dapat mengiritasi kulit, termasuk labia. Ini juga bisa membuat Anda mengalami pendarahan atau cedera.

4. Pertimbangkan Apa yang Digunakan

Memang benar bahwa tidak memakai celana dalam dapat membantu mencegah lecet dan iritasi di bagian bawah, namun, itu juga tergantung pada celana yang Anda kenakan. Jika Anda mengenakan piyama longgar atau sesuatu yang nyaman, tidak mengenakan celana dalam akan baik-baik saja.

Namun, jika Anda mengenakan celana ketat seperti jeans tanpa celana dalam, bisa membuat Anda lebih teriritasi karena kain yang keras dapat bergesekan dan memberi tekanan pada vulva. Terutama karena Anda tidak memiliki penghalang tambahan seperti celana dalam untuk melindungi.

5. Bau

Jika Anda memilih untuk berhenti mengenakan celana dalam saat olahraga, risiko bau tidak sedap pada vagina akan terjadi. Ini karena keringat memungkinkan bakteri kulit di area yang ditumbuhi rambut, termasuk area genital, menyebabkan bau badan.

Jika Anda tidak menggunakan celana dalam, tidak ada penghalang antara vagina dan celana pendek atau legging olahraga, alih-alih keringat mengenai pakaian dalam, keringat langsung masuk ke celana menyebabkan bau.

Baca Juga: Varian BA.2.12 dan BA.2.12.1 Dominasi Kasus Covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa, IDI: Lebih Mudah Menginfeksi
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Sering Sulit Fokus?...
Sering Sulit Fokus? Mungkin Masalahnya Bukan di Otak, Tapi di Usus Anda!
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved