Belajar Menerima The New Normal Versi Rayi RAN

Sabtu, 20 Juni 2020 - 12:28 WIB
Supaya enggak bosan, apa yang biasa kalian lakukan?

“Iya, saya kadang keluar untuk beli makanan take away dan itu saya bawa tempat sendiri untuk mengurangi packaging makanan dan plastik yang mereka kasih. Karena kita juga udah punya restoran-restoran langganan yang kita jadikan rutinitas untuk beli makanan take away. Selain itu tetap berkarya, tetap bikin lagu, tetap belajar musik juga dari online platforms termasuk YouTube untuk hal maupun informasi baru.” (Baca juga: Body Positivity Itu Harus ).

WFH ada enak dan nggaknya, nih. Yang paling sering diungkapkan beberapa orang: terkadang jadi malas. Nah, biasanya apa yang dilakukan untuk menghindari rasa malas?

“Bener banget, sih, WFH bisa bikin kita males dan sering banget procrastinate. Karena kebetulan saya seorang musisi, cara saya untuk menanggulangi itu adalah tetap berkarier dan berkarya. Saya nyalain komputer dan peralatan musik saya untuk memaksakan diri pokoknya saya harus bikin sesuatu. Apakah itu akan jadi atau nggak, bukan masalah. Yang penting tetap berusaha untuk memaksa otak bekerja. Nah, setelah saya berhasil mendapatkan sebuah karya, biasanya otak dan badan saya jadi bergairah untuk mengerjakan hal-hal lainnya juga. Mungkin karena terstimulasi.”

Corona sudah berlangsung dari akhir Maret dan masih sampai saat ini, ada yang bilang supaya stay sane terima aja bahwa memang ini definisi dari “normal yang baru”. Pendapat Anda?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!